Sahabat.com - Penyakit Alzheimer menjadi salah satu bentuk demensia yang paling banyak dialami lansia di dunia. Penyakit ini menyebabkan penurunan daya ingat, kemampuan berpikir, hingga perubahan perilaku yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Hingga kini belum ada obat yang benar-benar dapat menyembuhkan Alzheimer, namun diagnosis dini dan dukungan keluarga dinilai sangat penting untuk meningkatkan kualitas hidup penderitanya.
Sejumlah selebritas dunia memilih berbicara terbuka mengenai perjuangan mereka menghadapi Alzheimer. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi stigma sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penyakit yang diperkirakan akan terus meningkat jumlah penderitanya.
Mantan pilot yang dikenal sebagai "Pahlawan Sungai Hudson", Chesley "Sully" Sullenberger, mengungkap dirinya berada pada tahap awal Alzheimer. Ia mengaku sengaja menyampaikan kondisi tersebut kepada publik agar dapat ikut berjuang meningkatkan kesadaran terhadap penyakit ini bersama jutaan keluarga lainnya.
Aktor Danny Glover juga membagikan pengalamannya setelah didiagnosis Alzheimer pada 2023. "Saya masih berusaha menerima semua kenyataan ini. Ada momen ketika saya masih bisa mengingat banyak hal, tetapi ada juga kenangan yang tak akan pernah saya lupakan," ungkapnya. Menurut Glover, mengetahui bahwa jutaan orang mengalami kondisi serupa membuatnya merasa tidak sendirian.
Nama lain yang pernah didiagnosis Alzheimer antara lain aktris Joanne Woodward, aktor legendaris Gene Wilder, penyanyi country Glen Campbell, ikon Hollywood Rita Hayworth, aktor Sidney Poitier, penyanyi jazz Tony Bennett, hingga mantan Presiden Amerika Serikat Ronald Reagan.
Semasa hidupnya, Glen Campbell bahkan aktif mengampanyekan pentingnya edukasi mengenai Alzheimer melalui film dokumenter yang menceritakan perjalanan hidupnya setelah didiagnosis. Sementara itu, dokter saraf Tony Bennett, Dr. Gayatri Devi, mengatakan musik memberikan manfaat besar bagi kondisi sang penyanyi. "Musik membuatnya tetap aktif dan memberikan stimulasi yang sangat berarti bagi otaknya. Ia menjadi simbol harapan bagi orang dengan gangguan kognitif," ujarnya.
Kisah para tokoh dunia tersebut menjadi pengingat bahwa Alzheimer dapat menyerang siapa saja tanpa memandang profesi maupun status sosial. Mengenali gejala sejak dini, seperti mudah lupa, sulit mengambil keputusan, atau perubahan suasana hati, dapat membantu penderita memperoleh penanganan lebih cepat dan mempertahankan kualitas hidup lebih baik.
0 Komentar
10 Negara Bagian AS dengan Usia Harapan Hidup Terpendek
Sikat Gigi Ternyata Bisa Jadi Sarang Kuman? Dokter Ungkap Kapan Waktu yang Tepat untuk Menggantinya
Sering Minum Jus Buah Ini? Dokter Peringatkan Bisa Berbahaya jika Dikonsumsi Bersama Obat
Benarkah Obat Penurun Berat Badan Bisa Memperlambat Penuaan?
Jangan Liburan Tanpa 4 Barang Penting Ini
Leave a comment