Sering Lelah, Kaki Bengkak, dan Mudah Sesak? Bisa Jadi Ini Tanda CKM Syndrome

11 Agustus 2026 14:04
Penulis: Alamsyah, lifestyle
Kelelahan dan kaki bengkak dapat menjadi tanda yang perlu diperhatikan karena bisa berkaitan dengan gangguan kesehatan jantung, ginjal, dan metabolisme.

Sahabat.com - Rasa lelah yang tidak biasa, kaki atau pergelangan kaki membengkak, sering buang air kecil, hingga mudah sesak saat menaiki tangga kerap dianggap sebagai keluhan yang berdiri sendiri. Padahal, sejumlah gejala tersebut bisa berkaitan dengan kondisi yang melibatkan jantung, ginjal, metabolisme, dan berat badan sekaligus, yang dikenal sebagai cardiovascular-kidney-metabolic (CKM) syndrome.

Menurut Clyde Yancy, mantan presiden American Heart Association sekaligus kepala kardiologi di Northwestern University Feinberg School of Medicine, CKM syndrome dapat membantu dokter memahami akar berbagai penyakit pembuluh darah dan melakukan pencegahan lebih dini. “Ini membawa kita selangkah lebih dekat untuk memahami akar penyebab penyakit pembuluh darah dan mencegah berbagai kondisi,” ujar Yancy.

CKM syndrome menggambarkan hubungan erat antara obesitas, diabetes tipe 2, penyakit ginjal kronis, dan penyakit kardiovaskular. Kondisi tersebut dapat saling memperburuk melalui resistensi insulin, peradangan kronis, tekanan darah tinggi, kadar kolesterol tidak normal, serta gangguan fungsi ginjal.

Kardiolog NYU Langone Hospital-Long Island, Shaline Rao, menjelaskan bahwa penyakit-penyakit tersebut tidak selalu muncul secara terpisah. “Kondisi-kondisi ini saling memengaruhi dan menciptakan siklus peradangan sistemik serta kerusakan organ,” katanya.

CKM syndrome terbagi menjadi lima tahap, mulai dari kondisi tanpa faktor risiko hingga penyakit kardiovaskular yang sudah terbentuk. Kelebihan lemak tubuh, terutama di area perut, menjadi salah satu faktor penting. Kurang aktivitas fisik, merokok, faktor genetik, usia, riwayat keluarga, sleep apnea, serta stres kronis juga dapat meningkatkan risiko.

Penanganannya berfokus pada perubahan gaya hidup, seperti menjaga berat badan, rutin berolahraga, mengonsumsi pola makan sehat seperti diet Mediterania atau DASH, berhenti merokok, tidur tujuh hingga sembilan jam setiap malam, serta mengelola stres.

Rao menekankan bahwa pemeriksaan dini penting karena CKM syndrome sering berkembang tanpa gejala jelas. Segera periksa ke dokter jika mengalami sesak tanpa sebab, kaki membengkak, kelelahan berkepanjangan, perubahan frekuensi buang air kecil, urine berbusa, atau nyeri dada.

“Penilaian risiko yang lebih baik menghasilkan pencegahan yang lebih baik, sehingga penyakit dapat berkurang, baik dari kemungkinan maupun tingkat keparahannya,” ujar Yancy.

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment