Sahabat.com - Liburan impian bisa berubah menjadi mimpi buruk hanya karena gangguan lambung yang datang tiba-tiba. Mual, muntah, diare hingga kram perut menjadi keluhan yang paling sering dialami wisatawan saat bepergian, terutama saat musim liburan. Karena itu, para dokter mengingatkan pentingnya membawa perlengkapan kesehatan sederhana sebelum berangkat agar perjalanan tetap aman dan nyaman.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), penyakit saluran pencernaan yang disebabkan bakteri, virus, atau parasit merupakan salah satu masalah kesehatan paling umum saat traveling. Bahkan, diare pelancong diperkirakan menyerang sekitar 30 hingga 70 persen wisatawan selama perjalanan dua minggu, tergantung tujuan dan musim.
Untuk mengurangi risiko komplikasi, CDC menyarankan wisatawan membawa beberapa perlengkapan penting, seperti oralit atau bubuk elektrolit untuk mengganti cairan tubuh yang hilang akibat muntah atau diare. Selain itu, obat antidiare yang dijual bebas seperti loperamide dapat digunakan untuk diare ringan, tetapi tidak dianjurkan jika diare disertai demam atau tinja berdarah.
Wisatawan juga disarankan membawa bismuth subsalicylate yang dapat membantu mencegah atau meredakan diare pelancong pada kondisi tertentu. Namun, obat ini tidak dianjurkan bagi penderita alergi aspirin, ibu hamil, anak-anak tertentu, maupun orang dengan kondisi medis tertentu. Hand sanitizer dengan kandungan alkohol minimal 60 persen juga penting dibawa ketika sulit menemukan air dan sabun.
Direktur Infection Prevention and Control di Nemours Children's Health, Chad D. Neilsen, menegaskan bahwa menjaga tubuh tetap terhidrasi menjadi langkah paling penting ketika gangguan lambung terjadi. "Sebagian besar orang pulih dari gangguan lambung dalam satu hingga tiga hari tanpa pengobatan, tetapi dehidrasi bisa menjadi serius hingga memerlukan penanganan medis," ujarnya.
Sementara itu, ahli diet klinis Northwestern Medicine, Bethany Doerfler, menyarankan wisatawan lebih selektif dalam memilih makanan. "Memanaskan makanan hingga suhu di atas 160 derajat Fahrenheit dapat membunuh parasit," katanya. Ia juga menyarankan memilih buah dengan kulit tebal seperti pisang, alpukat, dan melon yang dapat dicuci serta dikupas sebelum dikonsumsi.
Apabila diare tidak kunjung membaik, disertai demam, tinja berdarah, atau tanda-tanda dehidrasi, wisatawan disarankan segera mencari pertolongan medis agar kondisi tidak semakin memburuk.
0 Komentar
10 Negara Bagian AS dengan Usia Harapan Hidup Terpendek
Sikat Gigi Ternyata Bisa Jadi Sarang Kuman? Dokter Ungkap Kapan Waktu yang Tepat untuk Menggantinya
Sering Minum Jus Buah Ini? Dokter Peringatkan Bisa Berbahaya jika Dikonsumsi Bersama Obat
Benarkah Obat Penurun Berat Badan Bisa Memperlambat Penuaan?
Jangan Liburan Tanpa 4 Barang Penting Ini
Leave a comment