Sahabat.com - Penderita asam lambung naik atau GERD (Gastroesophageal Reflux Disease) sering kali merasa terganggu saat tidur. Kondisi ini terjadi ketika asam lambung kembali naik ke kerongkongan, menimbulkan rasa terbakar di dada dan gangguan pernapasan.
Salah satu cara untuk mencegahnya adalah dengan memilih posisi tidur yang tepat. Berikut ini adalah lima posisi tidur yang dapat membantu mencegah asam lambung naik pada malam hari:
Tidur Miring ke Kiri
Posisi tidur miring ke kiri adalah posisi yang direkomendasikan bagi penderita GERD. Penelitian yang diterbitkan dalam The American Journal of Gastroenterology menunjukkan bahwa posisi ini membantu menurunkan risiko refluks asam, karena menjaga sfingter esofagus tetap di atas lambung, mencegah asam naik ke kerongkongan.
Meninggikan Kepala dan Dada
Dengan menambahkan bantal atau penyangga untuk meninggikan kepala dan dada sekitar 15-20 cm, posisi ini membantu gravitasi menjaga agar asam lambung tetap berada di dalam perut. Studi yang dipublikasikan dalam Journal of Clinical Gastroenterology menunjukkan bahwa posisi ini dapat mengurangi frekuensi refluks asam pada penderita GERD.
Menggunakan Bantal Wedge
Bantal wedge (berbentuk miring) juga bisa membantu menopang bagian atas tubuh, menjaga posisi tidur tetap stabil. Penelitian dalam Gastroenterology & Hepatology menyebutkan bahwa bantal ini lebih efektif dibandingkan bantal biasa dalam mencegah refluks asam saat tidur.
Hindari Tidur Telentang
Tidur telentang tanpa mengangkat kepala dapat memperburuk gejala GERD. Posisi ini memungkinkan asam lambung naik ke kerongkongan karena gravitasi. Jika Anda terbiasa tidur telentang, pastikan kepala dan dada sedikit lebih tinggi agar asam lambung tidak naik.
Hindari Tidur Miring ke Kanan
Posisi tidur miring ke kanan justru bisa memperburuk refluks asam. Hal ini karena posisi lambung yang lebih tinggi dari kerongkongan memudahkan asam untuk mengalir naik. Sebaiknya hindari tidur dalam posisi ini.
Tips Tambahan untuk Mencegah Asam Lambung Naik
Hindari makan sebelum tidur – Beri jeda setidaknya tiga jam setelah makan sebelum berbaring.
Pilih pakaian tidur yang longgar – Pakaian ketat dapat menekan perut dan memperburuk refluks.
Batasi konsumsi makanan pemicu asam lambung – Hindari makanan pedas, asam, atau berkafein menjelang tidur.
Dengan mengikuti posisi tidur yang tepat dan beberapa tips tambahan, penderita asam lambung dapat tidur lebih nyenyak tanpa gangguan refluks. Namun, jika gejala terus berlanjut, segera konsultasikan dengan dokter untuk penanganan lebih lanjut.
0 Komentar
Orang dengan ADHD Mungkin Lebih Suka Mendengarkan Musik Saat Menyelesaikan Tugas Sehari-hari
Bagaimana Mikroba Kulit Anda Mempengaruhi Imunitas, Inflamasi, dan Penyakit Kulit Kronis
Libur Lebaran: Dampak Buruk Sering Rebahan bagi Kesehatan
Kisah Menyayat Hati Wanita dengan 44 Anak di Usia 45 Tahun
Cara Mengatasi Stres Saat Lebaran
Leave a comment