Pria Sering Tak Sadar Depresi! Tanda-Tanda Ini Kerap Dianggap Sekadar Stres Biasa

10 Juni 2026 17:37
Penulis: Alamsyah, lifestyle
Seorang psikolog melakukan sesi konseling dan evaluasi kondisi kesehatan mental pasien di sebuah klinik.

Sahabat.com - Depresi tidak selalu terlihat dari tangisan atau perasaan sedih yang mendalam. Pada banyak pria, gangguan kesehatan mental ini justru muncul dalam bentuk yang sering disalahartikan sebagai stres, kelelahan, atau perubahan sikap biasa. Akibatnya, banyak kasus depresi pada pria tidak terdeteksi dan terlambat mendapatkan penanganan.

Menurut laporan Doctronic yang dikutip Stacker, pria yang mengalami depresi cenderung menunjukkan gejala seperti mudah marah, cepat tersinggung, kehilangan minat pada aktivitas yang sebelumnya disukai, hingga melakukan tindakan berisiko. Tidak sedikit pula yang melampiaskan tekanan emosional melalui konsumsi alkohol, obat-obatan terlarang, atau bekerja secara berlebihan untuk menghindari perasaan yang mereka alami.

Seorang klinisi kesehatan mental menjelaskan bahwa perempuan yang mengalami depresi biasanya datang sambil menangis, sedangkan pria lebih sering menunjukkan kemarahan atau perilaku agresif. “Perempuan dengan depresi mungkin datang sambil menangis, sementara pria datang dengan luapan kemarahan,” ungkapnya.

Norma maskulinitas yang masih kuat di masyarakat menjadi salah satu penyebab utama mengapa banyak pria enggan mencari bantuan. Sejak kecil, sebagian pria diajarkan untuk selalu terlihat kuat dan tidak menunjukkan kerentanan. Akibatnya, mengakui diri sedang mengalami depresi sering dianggap sebagai tanda kelemahan.

Selain perubahan perilaku, depresi pada pria juga dapat muncul melalui gejala fisik. Sakit kepala berkepanjangan, nyeri punggung, gangguan pencernaan, sulit tidur, hingga kelelahan yang tidak kunjung hilang bisa menjadi sinyal adanya masalah kesehatan mental yang mendasari.

Yang lebih mengkhawatirkan, risiko bunuh diri pada pria tercatat jauh lebih tinggi dibanding perempuan. Kondisi ini sering dikaitkan dengan depresi yang tidak terdiagnosis atau tidak mendapatkan pengobatan yang memadai.

Meski demikian, depresi bukan kondisi yang tidak bisa diatasi. Terapi psikologis, dukungan keluarga, teman dekat, serta keberanian untuk berbicara mengenai kondisi yang dialami dapat menjadi langkah awal menuju pemulihan. Mengenali tanda-tandanya sejak dini menjadi kunci penting agar pria tidak terus memendam beban emosional yang berisiko membahayakan kesehatan mental maupun fisik mereka.

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment