Sahabat.com - Air putih adalah kebutuhan utama tubuh, namun menambahkan perasan lemon ke dalamnya ternyata bisa memberikan manfaat lebih dari sekadar rasa segar. Minuman yang dikenal sebagai air lemon ini semakin populer karena dipercaya mampu mendukung kesehatan secara menyeluruh.
Menurut ahli gizi Melissa Ann Prest, lemon merupakan sumber vitamin C yang sangat baik. “Satu ons jus lemon dapat memenuhi sekitar 13 persen kebutuhan harian vitamin C,” ujarnya. Selain itu, lemon juga mengandung kalium, vitamin B6, folat, dan thiamin dalam jumlah kecil.
Konsumsi air lemon secara rutin disebut dapat membantu mengendalikan rasa lapar karena kandungan pektin dan efek hidrasi yang diberikannya. Minuman ini juga berpotensi meningkatkan energi karena vitamin C membantu penyerapan zat besi, sementara vitamin B berperan dalam proses produksi energi tubuh.
Tak hanya itu, kandungan antioksidan vitamin C dalam lemon berfungsi melindungi sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Melissa Ann Prest menjelaskan bahwa pola makan kaya buah dan sayuran yang mengandung vitamin C dikaitkan dengan risiko lebih rendah terhadap penyakit jantung, stroke, dan beberapa jenis kanker.
Bagi yang menginginkan kulit tampak lebih sehat, air lemon juga bisa menjadi pelengkap gaya hidup sehat. Antioksidan dalam vitamin C diketahui membantu mengurangi tanda-tanda penuaan dini serta menjaga tampilan kulit tetap segar.
Manfaat lainnya adalah membantu mengurangi perut kembung. Hidrasi yang cukup mendukung sistem pencernaan dan membantu menjaga keteraturan buang air besar. Kandungan kalium dalam lemon juga dapat membantu menyeimbangkan kadar natrium yang sering menjadi pemicu retensi cairan.
Air lemon turut mendukung program penurunan berat badan karena membantu tubuh tetap terhidrasi dengan baik, menjaga metabolisme, dan membantu tubuh mengenali sinyal lapar secara lebih optimal. Selain itu, kandungan sitrat dalam lemon diketahui dapat membantu menurunkan risiko terbentuknya batu ginjal.
Meski demikian, konsumsi berlebihan tetap perlu dihindari. Ahli gizi Keri Gans mengingatkan bahwa tingkat keasaman lemon dapat memicu asam lambung, refluks, sariawan, hingga erosi enamel gigi pada sebagian orang. Mereka yang memiliki GERD, maag, atau gigi sensitif disarankan lebih berhati-hati saat mengonsumsi air lemon.
Cara membuatnya pun sangat mudah, cukup peras setengah buah lemon ke dalam sekitar 240 ml air hangat atau dingin sesuai selera.
0 Komentar
Jangan Konsumsi Protein dalam Jumlah Sama Setiap Hari, Ini Rahasia Pemulihan Otot Setelah Olahraga
10 Negara Bagian AS dengan Usia Harapan Hidup Terpendek
Sikat Gigi Ternyata Bisa Jadi Sarang Kuman? Dokter Ungkap Kapan Waktu yang Tepat untuk Menggantinya
Leave a comment