Sahabat.com - Keinginan untuk hidup lebih panjang dan sehat kini menjadi gaya hidup banyak orang. Di tengah maraknya suplemen, diet ekstrem, dan metode anti-aging yang mahal, para dokter justru sepakat bahwa rahasia umur panjang ada pada kebiasaan sehari-hari yang sederhana dan konsisten. Berbagai penelitian menunjukkan bahwa perubahan kecil dalam gaya hidup bisa memberikan dampak besar pada kesehatan jangka panjang.
Salah satu kunci terpenting adalah pola makan yang lebih mengutamakan bahan nabati. Buah, sayur, kacang-kacangan, biji-bijian, dan polong-polongan kaya akan serat, antioksidan, dan nutrisi yang membantu melawan peradangan serta penyakit kronis. Dokter gaya hidup dan pengobatan integratif, Jay Luthar, mengatakan, “Pola makan berbasis nabati adalah salah satu strategi umur panjang yang paling konsisten didukung oleh penelitian lintas budaya.” Ia menegaskan bahwa makanan alami dan minim proses membantu kesehatan jantung, pencernaan, hingga metabolisme.
Selain makanan, tubuh juga butuh bergerak secara rutin. Aktivitas fisik tidak harus selalu olahraga berat di gym. Jalan kaki, naik tangga, hingga aktivitas rumah tangga sudah cukup membantu. “Konsistensi lebih penting daripada intensitas dalam penuaan sehat,” ujar Dr. Luthar. Olahraga teratur diketahui menurunkan risiko penyakit jantung, kanker, depresi, dan demensia.
Menjaga massa otot juga berperan besar dalam umur panjang. Menurut David Fein, MD, otot membantu mengontrol gula darah dan menjaga tubuh tetap fungsional seiring bertambahnya usia. “Ketika massa otot menurun dan tubuh jarang bergerak, risiko diabetes tipe 2 dan penuaan dini meningkat,” jelasnya. Latihan kekuatan dua kali seminggu dinilai sudah cukup memberi manfaat.
Kebiasaan lain yang tak kalah penting adalah membatasi alkohol dan gula tambahan. Riset menunjukkan tidak ada jumlah alkohol yang benar-benar aman bagi kesehatan. Alkohol dapat merusak kualitas tidur, mempercepat penuaan otak, dan meningkatkan risiko penyakit serius. Mengelola stres, tidur cukup minimal tujuh jam, serta menjaga hubungan sosial juga terbukti berkontribusi pada umur panjang. Dr. Fein menambahkan, “Hubungan sosial yang kuat berkaitan erat dengan hidup lebih lama dan kualitas hidup yang lebih baik.”
Pada akhirnya, umur panjang bukan soal perubahan ekstrem, melainkan pilihan kecil yang dilakukan setiap hari. Makan lebih alami, bergerak rutin, tidur cukup, dan menjaga koneksi sosial adalah fondasi hidup sehat yang realistis dan berkelanjutan.
0 Komentar
Leave a comment