Sering Merasa Kesepian? Aturan 5-3-1 Ini Disebut Ampuh Bikin Hidup Lebih Terkoneksi

19 Januari 2026 16:31
Penulis: Alamsyah, lifestyle
Sekelompok teman tertawa dan berbincang bersama, menggambarkan pentingnya koneksi sosial untuk kesehatan dan kebahagiaan hidup.

Sahabat.com - Merasa kesepian bukan lagi masalah sepele. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat sekitar satu dari enam orang di dunia mengalami kesepian, dan kondisi ini dikaitkan dengan ratusan ribu kematian setiap tahun akibat dampaknya pada kesehatan. Di tengah gaya hidup modern yang serba sibuk dan digital, banyak orang merasa “terhubung” lewat layar, namun tetap merasa sendirian. Inilah alasan mengapa aturan 5-3-1 mulai menarik perhatian sebagai cara sederhana untuk membangun hubungan sosial yang lebih sehat.

Aturan 5-3-1 diperkenalkan oleh sosiolog asal Kanada, Kasley Killam, yang menekankan bahwa kesehatan sosial perlu diperlakukan sama seriusnya dengan kesehatan fisik dan mental. “Kita perlu sengaja membangun koneksi, sama seperti kita sengaja berolahraga atau makan sehat,” ujar Killam. Konsep ini mendorong konsistensi kecil namun bermakna dalam kehidupan sosial sehari-hari.

Prinsipnya sederhana. Angka lima berarti meluangkan waktu setiap minggu dengan lima orang atau kelompok berbeda, seperti teman, keluarga, rekan kerja, tetangga, atau bahkan kenalan. Angka tiga mengajak kita untuk memiliki tiga percakapan yang lebih dalam setiap bulan, bukan sekadar basa-basi, tetapi obrolan yang melibatkan rasa percaya. Sementara angka satu berarti menargetkan sekitar satu jam interaksi sosial setiap hari, meski bisa dibagi dalam beberapa momen singkat.

Psikolog asal New York, Jess Diller Kovler, menyebut pendekatan ini sangat relevan saat ini. “Kita butuh ini sekarang, lebih dari sebelumnya,” katanya. Ia menambahkan bahwa banyak orang tidak menyadari betapa terisolasinya mereka karena komunikasi lewat pesan singkat atau media sosial tidak bisa sepenuhnya menggantikan interaksi tatap muka. Menurutnya, aturan ini bukan rumus kaku. “Entah itu 5-3-1 atau pola lain, yang penting jangan nol semua,” ujarnya.

Pendapat serupa disampaikan psikoterapis Jonathan Alpert. Ia menekankan bahwa koneksi sosial kuat dibangun dari langkah kecil dan konsisten. “Ikut kelas, jadi relawan, atau rutin datang ke tempat yang sama seperti gym atau kafe. Rasa familiar menciptakan kenyamanan, dan dari situlah hubungan tumbuh,” katanya. Alpert juga mendorong sikap lebih proaktif. “Jangan menunggu dihubungi. Kirim pesan duluan, ajak ngopi. Banyak orang ingin terhubung, tapi tidak tahu harus mulai dari mana.”

Pada akhirnya, aturan 5-3-1 bukan soal memenuhi target, melainkan membangun kebiasaan hadir dan terhubung. Sedikit usaha yang dilakukan secara konsisten bisa membuat hidup terasa lebih hangat, bermakna, dan jauh dari rasa kesepian.

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment