Viral! Benarkah Minum Gelatin Sebelum Makan Bisa Turunkan Berat Badan dengan Cepat?

24 Juni 2026 14:04
Penulis: Alamsyah, lifestyle
Ilustrasi segelas minuman gelatin hangat yang dikonsumsi sebelum makan sebagai bagian dari tren diet penurun berat badan yang viral di media sosial.

Sahabat.com - Belakangan ini, media sosial diramaikan dengan tren diet gelatin yang disebut-sebut mampu membantu menurunkan berat badan secara mudah dan murah. Caranya sederhana, yaitu mengonsumsi campuran gelatin dan air hangat sebelum makan dengan tujuan membuat perut terasa kenyang lebih cepat sehingga porsi makan berkurang.

Tren ini bahkan banyak dipromosikan sebagai alternatif alami pengendali nafsu makan. Namun, menurut ahli gizi terdaftar Taylor D’Anna dari Hackensack Meridian Health, masyarakat perlu memahami fakta di balik klaim tersebut.

“Trik penurunan berat badan dengan gelatin sedang sangat populer saat ini. Banyak orang mempromosikannya sebagai alternatif dari terapi GLP-1 karena dapat membantu seseorang merasa kenyang lebih cepat,” ujar Taylor.

Secara ilmiah, gelatin memang dapat mengembang di dalam lambung setelah dikonsumsi. Selain itu, kandungan proteinnya turut memberikan efek kenyang lebih awal. Kondisi ini berpotensi membuat seseorang makan dalam porsi lebih sedikit dan mengurangi asupan kalori harian.

Meski demikian, Taylor menegaskan bahwa gelatin bukanlah solusi ajaib untuk menurunkan berat badan. “Gelatin tidak memiliki sifat yang secara langsung membakar lemak. Namun, gelatin bisa membuat Anda kenyang sehingga makan lebih sedikit,” katanya.

Artinya, jika terjadi penurunan berat badan, hal tersebut lebih disebabkan oleh berkurangnya konsumsi kalori, bukan karena gelatin mampu membakar lemak atau meningkatkan metabolisme tubuh.

Penggunaan gelatin secara berlebihan juga perlu diperhatikan. Sebab, gelatin bukan sumber protein lengkap dan tidak mengandung berbagai vitamin maupun mineral penting yang dibutuhkan tubuh. Jika digunakan sebagai pengganti makanan, kondisi ini berisiko menimbulkan kekurangan nutrisi. Selain itu, sebagian orang juga dapat mengalami gangguan pencernaan seperti rasa tidak nyaman pada lambung.

Taylor menyarankan agar masyarakat tidak mudah tergiur dengan tren diet instan. “Melakukan perubahan kecil setiap hari jauh lebih efektif dalam jangka panjang dibandingkan metode yang hanya menekan nafsu makan sementara,” jelasnya.

Pada akhirnya, gelatin memang dapat membantu menciptakan rasa kenyang untuk sementara waktu. Namun, pola makan seimbang, aktivitas fisik teratur, tidur yang cukup, dan perubahan gaya hidup yang konsisten tetap menjadi kunci utama untuk mendapatkan hasil penurunan berat badan yang sehat dan bertahan lama.

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment