Sahabat.com - Musim liburan identik dengan permen, kue, dan minuman manis. Tapi tahukah kamu apa yang terjadi di mulut hanya beberapa menit setelah gula masuk? Tim mikrobiolog Universitas Florida menjelaskan, begitu gula mencapai mulut, bakteri yang tinggal di sana langsung memanfaatkannya untuk tumbuh dan berkembang. Proses ini menghasilkan asam dalam jumlah besar yang bisa melarutkan enamel gigi, lapisan keras pelindung gigi.
Profesor José Lemos mengatakan, “Bakteri pembentuk gigi berlubang menggunakan gula untuk membuat biofilm lengket seperti benteng di gigi. Lapisan ini sulit dihilangkan tanpa sikat gigi atau pembersihan profesional.”
Biofilm ini mencegah air liur menetralkan asam, sementara bakteri baik yang biasanya melawan bakteri jahat tidak bisa bertahan dalam kondisi asam. Akibatnya, enamel gigi semakin terkikis hingga muncul lubang atau rasa nyeri.
Untuk melindungi gigi dari serangan gula, ahli menyarankan beberapa langkah sederhana. Kurangi konsumsi gula dan nikmati makanan manis saat makan utama, agar produksi air liur membantu membersihkan gula.
Hindari ngemil manis sepanjang hari, terutama yang mengandung gula pasir atau sirup jagung tinggi fruktosa. Jangan lupa sikat gigi secara rutin dan flossing untuk menghilangkan plak di area sulit dijangkau sikat gigi.
Jacqueline Abranches menambahkan, “Menyikat gigi dan membatasi gula adalah kunci menjaga kesehatan mulut. Gula memang manis, tapi konsekuensinya bagi gigi bisa pahit jika tidak dijaga.” Dengan langkah sederhana ini, gigi tetap sehat tanpa harus mengorbankan momen manis di hari-hari spesial.
0 Komentar
Wanita Usia 50+ Ramai-Ramai Makan Serat untuk Turunkan Berat Badan, Ternyata Ini Rahasianya!
Ahli Gizi Ungkap Rahasia Murah untuk Hidup Lebih Sehat, Ternyata Cukup Rutin Makan Kacang-Kacangan
Makanan Ini Bisa Bantu Turunkan Sensasi Panas Tubuh!
Bukan Brokoli! Ini 4 Sayuran Tinggi Serat yang Ternyata Lebih Baik untuk Pencernaan
Rahasia Panjang Umur! 3 Ahli Gizi Ungkap Roti Paling Sehat yang Diam-Diam Bikin Tubuh Awet Muda
Makanan Kaya Kalsium yang Kandungannya Lebih Tinggi dari Segelas Susu, Cocok untuk Tulang Sehat
Buah yang Disebut Bisa Bantu Turunkan Risiko Kanker Payudara
Leave a comment