Sahabat.com - Menurut Nefrologi dan Transplantasi Ginjal dari India, Dr Vikram Kalra, mie instan termasuk mie ramen dari Korea, memang tinggi natrium, namun rendah nilai gizinya. Mie ramen berkontribusi besar pada perkembangan batu ginjal.
Batu ginjal disebabkan karena tingginya natrium pada ramen. Mie ramen juga berpotensi meningkatkan kadar kalsium urin bila dikombinasikan.
Mineral penting seperti sitrat dan magnesium dalam mie instan juga sangat minim, dimana hal itu mendukung kesehatan fungsi ginjal secara keseluruhan dan mengurangi risiko batu ginjal.
Dr.Vikram kemudian membagikan tips mencegah batu ginjal yakni dengan cara minum air yang cukup dan mengimbanginya dengan mengonsumsi makanan bernutrisi tinggi.
Sebelumnya, Lucy Mourad seorang influencer media sosial dilaporkan sering mengonsumsi mie Buldak, sehingga remaja 24 tahun itu harus menjalani perawatan intensif akibat terkena batu ginjal.
Menurut pengakuannya, ia mengalami gejala seperti sakit punggung dan perut usai menyantap lebih banyak ramen selama beberapa bulan terakhir. Selain itu, Mourad mengaku mengalami perubahan pada urinnya.
Seperti diketahui, setiap hari kita tak boleh lebih mengonsumsi mie instan seperti rekomendasi dari USDA yakni 2.300 miligram per hari.
Mourad sendiri dikabarkan mengonsumsi ramen setengah dosis harian yang telah dianjurkan yakni, ramyun buldak dengan kandungan 1.280 miligram natrium per porsinya.
0 Komentar
Buah Manis yang Diam-Diam Jadi Senjata Anti-Inflamasi
Rahasia Nasi Hitam: Superfood yang Pernah Diharamkan Kini Jadi Tren Kesehatan Dunia
Sering Makan Kacang Bisa Turunkan Risiko Kematian Akibat Penyakit Jantung, Ini Penjelasan Ilmiahnya!
Makan Seafood Ini Ternyata Bisa Bikin Otak Awet Muda dan Cegah Pikun
Leave a comment