Jalan Kaki di Jam Ini Bisa Bantu Turunkan Tekanan Darah, Dokter Ungkap Waktu Terbaiknya

04 Juni 2026 13:58
Penulis: Alamsyah, lifestyle
Ilustrasi seseorang berjalan kaki dengan langkah cepat sebagai cara alami membantu menurunkan tekanan darah dan menjaga kesehatan jantung.

Sahabat.com - Jalan kaki ternyata bukan hanya aktivitas sederhana untuk menjaga kebugaran, tetapi juga menjadi cara alami yang efektif membantu menurunkan tekanan darah. Di tengah meningkatnya kasus hipertensi yang menjadi pemicu utama penyakit jantung dan stroke, kebiasaan berjalan kaki secara rutin bisa menjadi solusi mudah yang dapat dilakukan siapa saja.

Banyak orang bertanya-tanya, kapan waktu terbaik untuk jalan kaki agar manfaatnya maksimal? Menurut ahli jantung Tiffany S. Di Pietro, tekanan darah umumnya meningkat pada pagi hari dan mulai menurun saat malam. Efek penurunan tekanan darah setelah berolahraga, termasuk berjalan kaki, bahkan dapat bertahan selama beberapa jam setelah aktivitas selesai.

Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa berjalan kaki pada sore hingga malam hari berpotensi memberikan manfaat lebih besar terhadap penurunan tekanan darah dibandingkan pagi hari. Namun, hasil penelitian masih beragam dan tidak selalu berlaku untuk semua orang.

“Berjalan kaki secara rutin selama berminggu-minggu hingga berbulan-bulan adalah hal yang benar-benar membantu menurunkan rata-rata tekanan darah,” ujar Tiffany S. Di Pietro.

Sementara itu, ahli jantung Jason V. Tso mengingatkan bahwa olahraga dengan intensitas tinggi menjelang waktu tidur dapat mengganggu kualitas istirahat pada sebagian orang. “Bagi mereka yang sulit tidur setelah berjalan cepat, tidak masalah berolahraga pada waktu lain dalam sehari,” katanya.

Para ahli sepakat bahwa faktor terpenting bukanlah waktu berjalan kaki, melainkan konsistensinya. Semakin rutin dilakukan, semakin besar manfaat yang diperoleh tubuh. Kecepatan berjalan juga berpengaruh. Disarankan berjalan dengan tempo cepat hingga detak jantung meningkat, namun masih memungkinkan untuk berbicara meski tidak bisa bernyanyi.

Selain itu, kualitas tidur, tingkat stres, serta pola makan juga berperan dalam menjaga tekanan darah tetap stabil. Konsumsi garam berlebih, alkohol, dan pola makan yang kurang sehat dapat mengurangi manfaat olahraga.

Secara ilmiah, jalan kaki membantu tubuh memproduksi lebih banyak nitric oxide yang membuat pembuluh darah lebih rileks dan melebar. Aktivitas ini juga membantu menurunkan kadar hormon stres kortisol sehingga aliran darah menjadi lebih lancar dan tekanan darah lebih terkontrol.

Jadi, jika ingin menjaga kesehatan jantung dan menurunkan tekanan darah secara alami, mulailah dengan satu langkah sederhana: jalan kaki secara rutin setiap hari, kapan pun Anda memiliki waktu.

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment