Sahabat.com - Menjaga kolesterol tetap normal tidak hanya soal apa yang dimakan, tetapi juga apa yang diminum setiap hari. Selain memperbanyak makanan utuh, para ahli gizi menyebut beberapa jenis jus buah dan sayur bisa menjadi pendukung alami untuk kesehatan jantung jika dikonsumsi dengan cara yang tepat. Meski begitu, jus tetap bukan pengganti buah dan sayur utuh yang kaya serat, melainkan pelengkap dalam pola makan seimbang.
Ahli gizi terdaftar Charlotte Martin menjelaskan bahwa hal terpenting saat memilih jus untuk kolesterol adalah memastikan isinya benar-benar 100 persen buah atau sayur tanpa tambahan gula.
“Jika tujuannya menjaga kolesterol, pilih jus murni dan tanpa pemanis tambahan,” ujarnya.
Jus jeruk, misalnya, disebut dapat membantu menurunkan kolesterol total dan LDL atau kolesterol jahat. Ahli gizi Qula Madkin mengatakan kandungan flavonoid dan vitamin C dalam jus jeruk berperan dalam efek antiinflamasi dan perlindungan jantung.
Selain jus jeruk, jus prune atau plum kering juga dinilai bermanfaat. Ahli gizi Maggie Moon menyebut jus ini terbukti membantu menurunkan LDL pada orang sehat maupun mereka yang memiliki kolesterol tinggi. Kandungan serat larut dan sorbitolnya juga mendukung pencernaan, yang secara tidak langsung berperan dalam metabolisme kolesterol.
“Jus prune dapat membantu pengeluaran asam empedu yang berkaitan dengan pengaturan kolesterol,” jelas Michelle Routhenstein.
Jus bit juga semakin populer dalam gaya hidup sehat. Madkin menyebutkan bahwa jus bit mengandung betanin dan nitrat alami yang dapat membantu melancarkan pembuluh darah dan mendukung tekanan darah sehat. Routhenstein menambahkan bahwa efek ini penting bagi kesehatan jantung secara keseluruhan.
Sementara itu, jus tomat kaya likopen yang diketahui dapat membantu menurunkan LDL dan mengurangi peradangan. Charlotte Martin mengingatkan untuk memilih jus tomat rendah natrium agar manfaatnya tetap optimal. Jus ceri asam juga kerap dikaitkan dengan kesehatan jantung karena kandungan antioksidannya, meski efek langsungnya pada kolesterol masih bervariasi.
Para ahli sepakat bahwa porsi tetap menjadi kunci.
“Jus mudah diminum berlebihan, jadi kombinasikan dengan makanan tinggi protein, serat, dan lemak sehat,” ujar Madkin.
Routhenstein menegaskan bahwa jus hanya berperan sebagai pendukung, sementara pola makan dan gaya hidup secara keseluruhan tetap menjadi faktor utama dalam menjaga kolesterol.
0 Komentar
Rahasia Awet Muda 2026: Kebiasaan Sederhana Ini Disebut Ahli Bisa Bikin Hidup Lebih Panjang
Obat Diet Bentuk Pil Akhirnya Resmi Hadir, Wegovy Bisa Jadi Game Changer Turun Berat Badan
Leave a comment