Tekanan Darah Tinggi Bisa Turun Alami, Ini Daftar Makanan Sehari-hari yang Direkomendasikan Ahli

10 Februari 2026 14:21
Penulis: Alamsyah, lifestyle
Ilustrasi menu sarapan sehat dengan oatmeal, buah, dan bahan alami pendukung tekanan darah stabil.

Sahabat.com - Tekanan darah tinggi kerap datang tanpa gejala, namun dampaknya bisa serius jika dibiarkan. Selain faktor genetik, stres, dan kondisi kesehatan tertentu, gaya hidup terutama pola makan memiliki peran besar dalam menjaga tekanan darah tetap stabil. Kabar baiknya, para ahli menyebut ada banyak makanan yang bisa membantu menurunkan tekanan darah secara alami tanpa harus mengandalkan cara ekstrem.

Dokter jantung Marwah Abdalla, M.D., M.P.H., dari New York-Presbyterian/Columbia University Irving Medical Center menjelaskan bahwa pola makan seperti DASH diet terbukti mendukung kesehatan jantung. “Pola makan ini kaya kalsium, magnesium, kalium, protein, dan serat, yang semuanya berperan penting dalam mengontrol tekanan darah,” ujarnya. Tidak hanya mengurangi garam, pola makan ini juga menekankan konsumsi buah, sayur, produk susu rendah lemak, dan biji-bijian utuh.

Ahli gizi Melissa Prest, D.C.N., R.D.N., menambahkan bahwa apa yang kita makan sering kali lebih berpengaruh dari yang disadari. “Pola makan tinggi garam cenderung meningkatkan tekanan darah, sementara konsumsi buah dan sayur justru berkaitan dengan penurunan tekanan darah,” katanya. Buah beri seperti blueberry, misalnya, mengandung senyawa yang membantu melancarkan aliran darah. Sayuran hijau, alpukat, dan brokoli kaya kalium serta magnesium yang membantu menjaga keseimbangan tekanan darah.

Makanan lain yang tak kalah penting adalah oatmeal, quinoa, ubi jalar, salmon, bawang putih, yogurt rendah lemak, serta biji labu tanpa garam. Salmon dan ikan berlemak lainnya mengandung omega-3 yang membantu mengurangi peradangan dan mendukung kesehatan pembuluh darah. Sementara bawang putih mengandung allicin yang dikenal mampu membantu menurunkan tekanan darah bila dikonsumsi rutin dalam masakan sehari-hari.

Ahli gizi Maya Feller, M.S., R.D., C.D.N., menyebutkan bahwa perubahan gaya hidup yang dikombinasikan dengan pola makan sehat dapat menunjukkan hasil dalam waktu sekitar tiga bulan. “Namun, bagi sebagian orang, obat dari dokter tetap diperlukan dan tidak boleh diabaikan,” jelasnya.

Menjadikan makanan sehat sebagai bagian dari rutinitas harian bukan hanya membantu mengontrol tekanan darah, tapi juga meningkatkan kualitas hidup secara keseluruhan. Dengan pilihan menu yang tepat, tekanan darah bisa lebih terjaga dan tubuh terasa lebih bugar.

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment