Sahabat.com - Vitamin D dikenal sebagai vitamin sinar matahari yang berperan penting untuk kesehatan tulang, daya tahan tubuh, hingga suasana hati. Sayangnya, banyak orang masih kekurangan vitamin ini, terutama mereka yang jarang terpapar sinar matahari atau lebih sering beraktivitas di dalam ruangan. Selama ini telur kerap dianggap sebagai salah satu sumber vitamin D, namun faktanya kandungan vitamin D dalam telur tergolong kecil dan hanya memenuhi sekitar 7 persen kebutuhan harian.
Menurut ahli gizi Gillean Barkyoumb, M.S., RDN, ada beberapa makanan yang justru mengandung vitamin D lebih tinggi dibanding telur dan mudah dikonsumsi sehari-hari. “Vitamin D memang tidak banyak ditemukan secara alami dalam makanan, tapi pilihan sumbernya tetap ada dan bisa disesuaikan dengan gaya hidup modern,” ujarnya seperti dikutip dari EatingWell.
Ikan berlemak seperti trout dan salmon menjadi juara dalam daftar ini. Dalam satu porsi kecil saja, trout bisa memenuhi lebih dari 100 persen kebutuhan vitamin D harian, sementara salmon menyumbang sekitar 75 persen. Selain vitamin D, kedua ikan ini juga kaya omega-3 yang baik untuk jantung dan otak. Jamur yang terpapar sinar UV juga menarik perhatian karena menjadi salah satu sumber vitamin D nabati. Cocok untuk vegetarian, jamur jenis ini bisa diolah menjadi tumisan, sup, atau campuran pasta tanpa ribet.
Susu, baik susu sapi maupun susu nabati yang difortifikasi, juga berperan penting dalam memenuhi asupan vitamin D harian. Segelas susu fortifikasi mengandung vitamin D sekaligus kalsium dan vitamin B12 yang mendukung kesehatan tulang. Sementara itu, sarden kalengan menjadi pilihan praktis karena mudah disimpan dan kaya nutrisi, mulai dari vitamin D, kalsium, hingga protein.
Ahli gizi Jessica Ball, M.S., RD, menegaskan bahwa telur tetap makanan bergizi dan aman dikonsumsi. Namun, “jika tujuan Anda meningkatkan asupan vitamin D, mengombinasikan berbagai sumber makanan jauh lebih efektif dibanding mengandalkan satu jenis saja,” jelasnya. Dengan variasi menu sederhana seperti smoothie susu, tumis jamur, atau ikan panggang untuk makan malam, kebutuhan vitamin D bisa terpenuhi tanpa perubahan gaya hidup ekstrem.
0 Komentar
Camilan Tinggi Protein yang Bikin Kenyang Lebih Lama dan Tubuh Tetap Energik Seharian
Tes Darah Sederhana Ini Diklaim Bisa Deteksi Alzheimer Puluhan Tahun Sebelum Gejala Muncul
Liburan Ternyata Bisa Bikin Panjang Umur, Penelitian Ungkap Traveling Baik untuk Otak dan Mental
Garam Berlebih Bisa Picu Penurunan Daya Ingat Lebih Cepat, Pria Lansia Disebut Paling Rentan
Lari di Luar Ruangan saat Musim Dingin Ternyata Bisa Jaga Vitamin D, Ini Temuan Terbaru Peneliti
Leave a comment