Sahabat.com - Kesulitan buang air besar, perut terasa kembung, atau sering mengalami sembelit bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. Kabar baiknya, para ahli pencernaan mengungkapkan bahwa ada satu kebiasaan sederhana yang dapat membantu mengatasi masalah tersebut, yakni rutin berolahraga.
Selain menjaga kebugaran tubuh, aktivitas fisik juga berperan penting dalam mendukung kesehatan sistem pencernaan. Menurut dokter spesialis gastroenterologi Dr. David Clarke, olahraga mampu merangsang kontraksi alami otot usus atau peristaltik yang berfungsi mendorong makanan bergerak lebih cepat di sepanjang saluran pencernaan.
"Olahraga merangsang kontraksi alami otot usus sehingga makanan dapat bergerak lebih efisien, membantu mencegah sembelit, mengurangi perut kembung, dan mempermudah proses buang air besar," ujar Clarke.
Penelitian menunjukkan bahwa olahraga aerobik intensitas ringan hingga sedang, seperti berjalan kaki, berenang, atau bersepeda, dapat meningkatkan pergerakan usus dalam waktu relatif singkat. Bahkan, berjalan santai setelah makan juga membantu tubuh mencerna protein lebih baik.
Dokter Kenneth Brown menjelaskan, "Berjalan kaki membantu tubuh mencerna protein dan asam amino dengan lebih baik. Protein sering kali membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, dan berjalan dapat mempercepat proses tersebut."
Tak hanya itu, olahraga juga membantu menurunkan kadar hormon stres kortisol sekaligus meningkatkan produksi endorfin. Kondisi ini penting karena stres diketahui menjadi salah satu pemicu gangguan pencernaan, termasuk sembelit dan irritable bowel syndrome (IBS).
Aktivitas fisik secara rutin juga mendukung pertumbuhan bakteri baik di usus sehingga kesehatan mikrobioma tetap terjaga. Menurut Clarke, keseimbangan bakteri baik berkontribusi terhadap sistem pencernaan, daya tahan tubuh, hingga kesehatan secara menyeluruh.
Untuk mendapatkan manfaat optimal, para ahli menyarankan berolahraga sedikitnya 150 menit setiap minggu. Jalan kaki selama 15-20 menit setelah makan, latihan kekuatan, yoga, maupun aktivitas ringan sepanjang hari dapat menjadi pilihan. Kebiasaan ini sebaiknya dibarengi dengan konsumsi makanan tinggi serat, minum air yang cukup, tidak menahan keinginan BAB, serta rutin mengonsumsi makanan fermentasi seperti yogurt, tempe, atau kimchi agar kesehatan usus tetap terjaga.
0 Komentar
Studi Ungkap Makanan Fermentasi Lebih Ampuh Sehatkan Usus daripada Tinggi Serat, Benarkah?
Kapan Bayi Boleh Sleep Training? Pakar Ungkap Usia Ideal dan Cara Aman agar Tidur Nyenyak
Jangan Anggap Sepele! Cepat Lelah Meski Tidur Cukup Bisa Jadi Tanda Tubuh Kekurangan Zat Besi
Pakar Gizi Ungkap Jam Makan Malam Terbaik, Bisa Bantu Turunkan Berat Badan dan Tidur Lebih Nyenyak
Jangan Anggap Sepele Diare Berair, Bisa Jadi Gejala Cyclosporiasis yang Sedang Merebak
5 Jenis Kanker Paling Mematikan pada Pria dan Wanita, Kanker Paru Masih Jadi Pembunuh Nomor Satu
Leave a comment