Sahabat.com - Belakangan ini, media sosial TikTok diramaikan dengan istilah fried rice syndrome atau sindrom nasi goreng. Istilah tersebut mencuat setelah beredarnya kisah seorang pria berusia 20 tahun yang meninggal dunia usai mengonsumsi pasta yang telah dibiarkan selama lima hari sebelum dipanaskan kembali.
Kisah viral tersebut membuat banyak orang mulai khawatir terhadap kebiasaan menyimpan dan memanaskan ulang makanan, terutama nasi. Namun, apakah nasi sisa semalam benar-benar berbahaya bagi kesehatan?
Menurut penjelasan ilmiah, fried rice syndrome merupakan keracunan makanan yang disebabkan oleh bakteri Bacillus cereus. Bakteri ini banyak ditemukan di lingkungan sekitar dan sangat menyukai makanan bertepung seperti nasi, pasta, serta berbagai jenis makanan olahan lainnya.
Yang perlu diketahui, spora bakteri ini mampu bertahan meski makanan sudah dimasak. Ketika nasi atau makanan matang dibiarkan terlalu lama pada suhu ruang, bakteri dapat berkembang biak dan menghasilkan racun. Masalahnya, racun tersebut bersifat tahan panas sehingga tidak akan hilang meskipun makanan dipanaskan ulang menggunakan microwave atau digoreng kembali.
Gejala yang umum muncul akibat paparan racun ini antara lain muntah dan diare yang dapat terjadi hanya dalam beberapa jam setelah makanan dikonsumsi.
Meski begitu, masyarakat tidak perlu panik berlebihan. Para ahli menegaskan bahwa kasus serius akibat Bacillus cereus tergolong jarang terjadi. Sebagian besar kasus berat biasanya melibatkan makanan yang dibiarkan berhari-hari pada suhu ruang, bukan nasi yang disimpan dengan benar di dalam kulkas sejak malam sebelumnya.
Pesan utamanya bukanlah menghindari nasi sisa, melainkan menerapkan kebiasaan penyimpanan makanan yang tepat. Makanan matang sebaiknya segera disimpan di kulkas maksimal dua jam setelah dimasak. Untuk porsi besar, gunakan wadah yang lebih kecil agar proses pendinginan berlangsung lebih cepat dan merata.
Para ahli juga mengingatkan bahwa nasi dan makanan sisa idealnya dikonsumsi dalam satu hingga dua hari. Saat dipanaskan kembali, pastikan seluruh bagian makanan benar-benar panas dan hindari memanaskan ulang berkali-kali.
Dengan kata lain, fried rice syndrome memang nyata secara ilmiah. Namun, risiko tersebut sangat kecil dan hampir sepenuhnya dapat dicegah dengan kebiasaan penyimpanan makanan yang baik. Jadi, nasi sisa semalam tidak perlu ditakuti, asalkan disimpan dan diolah dengan cara yang benar.
0 Komentar
Nasi Sisa Semalam Berbahaya? Fakta Mengejutkan di Balik “Fried Rice Syndrome” yang Viral di TikTok
Rajin Makan Buah dan Sayur Belum Tentu Cukup, Senyawa Ini Disebut Penting untuk Jantung
Wanita Usia 50+ Ramai-Ramai Makan Serat untuk Turunkan Berat Badan, Ternyata Ini Rahasianya!
Ahli Gizi Ungkap Rahasia Murah untuk Hidup Lebih Sehat, Ternyata Cukup Rutin Makan Kacang-Kacangan
Rahasia BAB Lancar Setiap Pagi, Ahli Gizi Ungkap Menu Makan Malam yang Wajib Dicoba
Makanan Ini Bisa Bantu Turunkan Sensasi Panas Tubuh!
Leave a comment