Sahabat.com - Banyak orang sudah berusaha menjaga pola makan dengan rutin mengonsumsi buah dan sayuran setiap hari. Namun, penelitian terbaru mengungkap bahwa kebiasaan tersebut belum tentu membuat tubuh mendapatkan cukup flavanol, senyawa alami dari tumbuhan yang disebut memiliki manfaat besar untuk kesehatan jantung.
Flavanol merupakan kelompok senyawa tanaman yang banyak ditemukan dalam buah, sayuran, teh, kakao, serta beberapa makanan nabati lainnya. Sejumlah penelitian sebelumnya mengaitkan konsumsi flavanol sekitar 500 miligram per hari dengan penurunan risiko gangguan kardiovaskular.
Studi terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Food & Function menemukan bahwa sebagian besar orang, termasuk mereka yang sudah memenuhi anjuran konsumsi buah dan sayur, masih belum mencapai jumlah flavanol yang dianggap optimal untuk mendukung kesehatan jantung.
Peneliti menganalisis data dari lebih dari 30 ribu peserta di Amerika Serikat dan Inggris melalui penelitian jangka panjang. Hasilnya menunjukkan kurang dari seperempat peserta yang memenuhi rekomendasi makan buah dan sayuran mampu mencapai kadar flavanol harian yang dikaitkan dengan manfaat bagi jantung.
Ahli kardiologi John Higgins menyebut flavanol merupakan senyawa alami yang menjanjikan untuk membantu menjaga kesehatan pembuluh darah. Namun, para ahli mengingatkan bahwa flavanol bukan satu-satunya faktor penting dalam menjaga jantung tetap sehat.
Dokter Bharat Sangani mengatakan, “Menitikberatkan perhatian hanya pada flavanol bisa melewatkan gambaran yang lebih besar. Pola makan beragam dan penuh warna tetap menjadi dasar kesehatan jantung.”
Sumber flavanol tinggi bisa ditemukan pada apel, pir, buah beri seperti blueberry dan blackberry, anggur, teh, kacang-kacangan, hingga kakao rendah gula. Menambahkan makanan tersebut ke menu harian menjadi cara sederhana untuk meningkatkan asupan flavanol tanpa harus mengubah pola makan secara drastis.
Para ahli juga menyarankan memperoleh flavanol dari makanan alami dibandingkan mengandalkan suplemen. Kandungan lain dalam makanan nabati seperti serat, kalium, likopen, dan nitrat juga bekerja bersama untuk membantu menjaga fungsi pembuluh darah serta tekanan darah.
Dengan demikian, menjaga kesehatan jantung bukan hanya soal memenuhi jumlah buah dan sayuran, tetapi juga memilih jenis makanan yang kaya nutrisi pelindung tubuh.
0 Komentar
Rajin Makan Buah dan Sayur Belum Tentu Cukup, Senyawa Ini Disebut Penting untuk Jantung
Wanita Usia 50+ Ramai-Ramai Makan Serat untuk Turunkan Berat Badan, Ternyata Ini Rahasianya!
Ahli Gizi Ungkap Rahasia Murah untuk Hidup Lebih Sehat, Ternyata Cukup Rutin Makan Kacang-Kacangan
Rahasia BAB Lancar Setiap Pagi, Ahli Gizi Ungkap Menu Makan Malam yang Wajib Dicoba
Makanan Ini Bisa Bantu Turunkan Sensasi Panas Tubuh!
Leave a comment