Sahabat.com - Produk rumah tangga seperti pelembut pakaian dan lembar pengering kini menjadi sorotan setelah muncul berbagai klaim di media sosial yang menyebut penggunaannya dapat menyebabkan kanker. Namun, para ahli kesehatan menegaskan bahwa bukti ilmiah saat ini belum menunjukkan hubungan langsung antara penggunaan produk tersebut dengan kanker pada manusia.
Kekhawatiran muncul karena beberapa produk laundry beraroma mengandung bahan kimia yang dapat melepaskan senyawa organik volatil atau volatile organic compounds (VOC). Beberapa penelitian menemukan adanya emisi bahan kimia tertentu dari produk laundry berpewangi, terutama saat pakaian dikeringkan dengan suhu panas.
Dr. Amar Rewari, Kepala Onkologi Radiasi di Luminis Health dan pengajar di Johns Hopkins University, mengatakan penting untuk membedakan antara kemungkinan risiko dan bukti yang sudah terbukti. Menurutnya, beberapa bahan dalam pelembut pakaian dapat menghasilkan VOC, tetapi hal tersebut belum membuktikan bahwa penggunaan normal produk ini secara langsung menyebabkan kanker.
Sebuah penelitian menemukan bahwa udara dari mesin pengering yang menggunakan produk laundry beraroma dapat mengandung lebih dari 25 jenis VOC. Beberapa senyawa seperti benzena dan asetaldehida diketahui masuk dalam kategori polutan udara berbahaya karena berpotensi menyebabkan kanker pada kondisi tertentu. Namun, penelitian tersebut tidak membuktikan bahwa paparan dari penggunaan rumah tangga sehari-hari benar-benar meningkatkan angka kanker.
Ahli hematologi-onkologi dan epidemiolog Dr. Adeel Khan menjelaskan bahwa data mengenai potensi karsinogen dari bahan dalam pelembut pakaian masih terbatas. Meski begitu, ia menyarankan masyarakat tetap bijak dengan menghindari paparan bahan kimia yang tidak diperlukan.
Beberapa kandungan pewangi seperti ftalat, aldehida, dan senyawa lain memang pernah dikaitkan dengan gangguan kesehatan tertentu. Studi lain juga menunjukkan sebagian orang dapat mengalami keluhan seperti sakit kepala, gangguan pernapasan, atau sensitif terhadap produk beraroma.
Para ahli menyarankan konsumen tidak panik, tetapi dapat memilih alternatif seperti produk tanpa pewangi jika ingin mengurangi paparan bahan kimia. Langkah pencegahan kanker yang lebih terbukti tetap meliputi berhenti merokok, menjaga berat badan sehat, membatasi alkohol, aktif bergerak, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.
0 Komentar
Terapi Hormon Ternyata Punya Manfaat Mengejutkan bagi Wanita Menopause, Ini Temuan Terbarunya
Rahasia Mental Tangguh: Kebiasaan Psikologis Ini Bisa Membantu Anda Bangkit Lebih Cepat dari Stres
Rajin Makan Kacang-kacangan Setiap Hari Bisa Turunkan Risiko Kematian dan Jaga Jantung
Rajin Makan Buah dan Sayur Belum Tentu Cukup, Senyawa Ini Disebut Penting untuk Jantung
Leave a comment