Sahabat.com - Selama bertahun-tahun, terapi penggantian hormon atau hormone replacement therapy (HRT) sering dihindari oleh banyak wanita saat memasuki masa menopause karena berbagai anggapan yang keliru. Namun, penelitian terbaru menunjukkan bahwa terapi hormon tidak hanya membantu mengurangi gejala menopause, tetapi juga memiliki manfaat besar untuk menjaga kesehatan tulang seiring bertambahnya usia.
Sebuah studi terbaru menemukan bahwa wanita menopause yang menjalani terapi hormon memiliki risiko lebih rendah mengalami kepadatan tulang rendah dibandingkan mereka yang tidak menggunakan terapi tersebut. Penelitian ini melibatkan 387 wanita pascamenopause yang menjalani pemeriksaan kepadatan tulang antara 2021 hingga 2025.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna terapi hormon memiliki risiko sekitar 69 persen lebih rendah mengalami penurunan kepadatan mineral tulang pada area tulang belakang dan pinggul. Kondisi kepadatan tulang rendah sendiri dapat meningkatkan risiko osteoporosis dan patah tulang yang bisa berdampak serius pada kesehatan.
Peneliti utama studi, Diego Espinoza, MD, mengatakan, “Terapi hormon menopause tetap menjadi salah satu intervensi paling efektif untuk mempertahankan kesehatan tulang setelah menopause, meskipun masih banyak wanita yang menghindari pengobatan ini.”
Manfaat tersebut berkaitan erat dengan hormon estrogen yang secara alami menurun saat menopause. Estrogen berperan penting dalam menjaga struktur tulang. Ketika kadarnya turun, proses kehilangan tulang dapat berlangsung lebih cepat. Terapi hormon membantu menjaga keseimbangan tersebut sehingga kepadatan tulang tetap lebih terjaga.
Dokter Lauren Streicher menjelaskan bahwa terapi hormon menopause telah lama diketahui mampu mengurangi risiko massa tulang rendah dan beberapa jenis terapi sudah disetujui untuk membantu mencegah kehilangan tulang.
Meski begitu, menjaga kesehatan tulang tidak hanya bergantung pada terapi hormon. Pola hidup sehat tetap menjadi bagian penting, seperti olahraga angkat beban, konsumsi makanan bergizi, mencukupi vitamin D, serta menghindari kebiasaan merokok.
Bagi wanita yang sedang mempertimbangkan terapi hormon untuk mengatasi gejala menopause seperti hot flashes, keringat malam, atau gangguan lainnya, perlindungan tulang bisa menjadi manfaat tambahan yang perlu dibicarakan bersama dokter.
0 Komentar
Sering Kembung dan Sembelit? Ahli Ungkap Kesalahan Pola Makan yang Sering Dilakukan Pria
Susah Tidur Saat Menginap di Tempat Baru? Ternyata Ada Alasannya, Ini yang Terjadi pada Otak
Blueberry Vs Anggur, Mana yang Lebih Sehat? Ini Buah yang Unggul dalam Vitamin dan Serat
7 Minuman Energi Dibandingkan, Mana yang Paling Tinggi Kafein dan Gula?
Nonton Olahraga Ternyata Bisa Bikin Bahagia, Ini Manfaatnya untuk Kesehatan Mental
Leave a comment