Sahabat.com - Sahabat, siapa sangka bahwa kanker usus besar yang dulu identik dengan usia lanjut kini mulai mengincar anak-anak muda?
Fakta mencengangkan datang dari penelitian terbaru yang menunjukkan bahwa paparan racun bakteri bernama colibactin sejak masa kanak-kanak bisa jadi penyebab melonjaknya kasus kanker kolorektal pada usia muda.
Racun ini diproduksi oleh bakteri yang hidup di sistem pencernaan kita termasuk beberapa jenis E. coli yang ternyata umum dijumpai bahkan pada bayi sekalipun.
Penelitian ini menunjukkan bahwa mutasi DNA akibat colibactin ditemukan 3,3 kali lebih banyak pada penderita kanker usus yang terdiagnosis sebelum usia 40 tahun, dibandingkan dengan yang terdiagnosis setelah usia 70 tahun.
Sahabat mungkin bertanya-tanya, kok bisa anak-anak sekarang lebih rentan? Para peneliti memang belum punya semua jawabannya, tapi dugaan kuat mengarah pada pola makan, gaya hidup, dan lingkungan yang berubah drastis dalam beberapa dekade terakhir.
Bisa jadi makanan olahan, konsumsi daging merah berlebihan, serta paparan lingkungan yang kurang bersih menjadi pemicu tubuh kita makin akrab dengan bakteri penghasil racun ini. Yang lebih menakutkan, paparan sejak usia dini bisa jadi seperti bom waktu, meledak puluhan tahun kemudian dalam bentuk kanker usus.
Meski belum ada tes medis khusus untuk mendeteksi paparan colibactin secara langsung, para peneliti tengah mengembangkan metode pemeriksaan lewat sampel tinja agar kanker bisa terdeteksi lebih awal.
Bayangkan, jika alat ini tersedia dalam waktu dekat, sahabat bisa mendapat peringatan dini sebelum semuanya terlambat.
Sambil menunggu terobosan itu hadir, kita tetap bisa menjaga diri dengan cara sederhana namun berdampak besar: makan lebih banyak sayuran, biji-bijian utuh, kurangi konsumsi daging olahan, jauhi rokok, batasi alkohol, dan rutin berolahraga.
Tak kalah penting, sahabat juga harus sadar bahwa deteksi dini sangat menyelamatkan.
Jangan menunggu usia 50 untuk mulai peduli pada kesehatan usus. Mulailah dari sekarang, bahkan dari masa kanak-kanak.
Jika sahabat seorang orang tua, ciptakan pola makan sehat bagi si kecil sejak dini, karena ternyata, apa yang terjadi saat mereka masih balita bisa memengaruhi kondisi tubuh mereka puluhan tahun ke depan.
Sahabat, dunia medis kini makin serius mengamati hubungan masa kecil dengan risiko penyakit di masa dewasa. Jadi, yuk jaga kesehatan dari sekarang. Karena mencegah selalu lebih baik daripada mengobati!
0 Komentar
Pria 50+ Wajib Tahu! 5 Tes Jantung Ini Bisa Cegah Serangan Jantung Sebelum Terlambat
Bella Hadid Ngaku Merasa ‘Tak Berharga’ Saat Tolak Semua Pekerjaan Demi Lawan Lyme Disease
Masih Perkasa di Atas 50? Rahasia Kehidupan Intim Pria Tetap Bergairah
Telat Haid di Usia 40-an? Jangan Panik! Ini Cara Bedakan Gejala Menopause dan Hamil
Sayuran Aneh Ini Ternyata Rahasia Sehat Usus, Kaya Prebiotik dan Bikin Kenyang Lebih Lama!
Tekanan Darah Tinggi Bisa Turun Alami, Ini Daftar Makanan Sehari-hari yang Direkomendasikan Ahli
Minum Vitamin Ini Disebut Bisa Bikin Umur Lebih Panjang, Benarkah?
Leave a comment