Sahabat.com - Kebiasaan minum kopi ternyata tidak selalu aman untuk semua orang. Sebuah studi terbaru mengungkap bahwa konsumsi lebih dari tiga cangkir kopi per hari dapat meningkatkan risiko gangguan ginjal, terutama pada orang dengan kondisi genetik tertentu. Temuan ini langsung menarik perhatian karena kopi selama ini dikenal punya banyak manfaat kesehatan, mulai dari membantu melawan peradangan hingga menurunkan risiko stroke dan serangan jantung.
Penelitian yang dipublikasikan di jurnal JAMA Network Open menemukan bahwa sekitar setengah populasi memiliki varian gen CYP1A2 yang membuat tubuh memproses kafein lebih lambat. Orang dengan gen ini disebut sebagai “slow caffeine metabolizer” atau pemetabolisme kafein lambat. Dalam studi yang melibatkan 604 peserta usia 18 hingga 45 tahun tersebut, mereka yang mengonsumsi tiga cangkir kopi atau lebih setiap hari memiliki risiko hampir tiga kali lipat mengalami masalah ginjal.
Risiko yang dimaksud meliputi tingginya kadar protein dalam urine, peningkatan abnormal pada filtrasi ginjal, hingga tekanan darah tinggi. Menariknya, efek ini tidak ditemukan pada orang yang tubuhnya mampu memproses kafein dengan cepat.
Ahli gizi sekaligus juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics, Melissa Mroz-Planells, menjelaskan bahwa kopi sebenarnya masih aman dikonsumsi dalam jumlah wajar. “Kafein aman dikonsumsi, tetapi tidak dalam jumlah berlebihan, terutama bagi mereka yang memetabolisme kafein lebih lambat,” ujarnya.
Melissa juga mengingatkan bahwa terlalu banyak kafein bisa meningkatkan tekanan darah dan memicu efek samping seperti jantung berdebar, sulit tidur, gelisah, hingga sering buang air kecil. Ia menyarankan orang dewasa membatasi konsumsi kafein maksimal 400 mg per hari atau sekitar empat cangkir kopi. Sementara bagi penderita hipertensi atau ibu hamil, konsumsi idealnya tidak lebih dari dua cangkir per hari.
Meski begitu, studi ini belum bisa memastikan bahwa kopi sepenuhnya menjadi penyebab utama gangguan ginjal karena seluruh peserta penelitian diketahui memiliki hipertensi tahap awal yang belum diobati. Karena itu, para ahli menilai hasil penelitian ini tetap perlu disikapi dengan bijak.
Bagi pecinta kopi, kabar baiknya Anda tetap bisa menikmati secangkir kopi favorit setiap hari. Kuncinya adalah mengenali batas tubuh dan tidak mengonsumsi kafein secara berlebihan.
0 Komentar
Rahasia Wanita Usia 50 Tahun Tetap Langsing dan Bertenaga, Ternyata Rutin Konsumsi Kreatin
Jangan Asal Minum Suplemen! Dokter Ungkap Kombinasi Vitamin yang Ternyata Berbahaya untuk Tubuh
6 Makanan dengan Kandungan Vitamin C Lebih Tinggi dari Kiwi, Nomor 4 Jarang Diketahui!
Viral! Makanan Sederhana Ini Ternyata Rahasia Turunkan Kolesterol, Dietisien Ungkap Faktanya
Leave a comment