Rahasia Wanita Usia 50 Tahun Tetap Langsing dan Bertenaga, Ternyata Rutin Konsumsi Kreatin

19 Mei 2026 14:37
Penulis: Alamsyah, lifestyle
Ilustrasi bubuk kreatin yang digunakan sebagai suplemen untuk membantu menjaga massa otot dan metabolisme wanita menopause.

Sahabat.com - Kreatin selama ini lebih dikenal sebagai suplemen para atlet dan penggemar kebugaran. Namun belakangan, senyawa ini mulai banyak digunakan oleh wanita usia 50 tahun ke atas karena dianggap membantu menjaga berat badan tetap ideal, meningkatkan energi, hingga mendukung kesehatan metabolisme.

Saat memasuki masa menopause, kadar estrogen dalam tubuh wanita menurun dan berdampak pada berkurangnya produksi kreatin alami. Padahal, kreatin berperan penting dalam menjaga kekuatan otot dan membantu tubuh menghasilkan energi cepat.

Dokter spesialis obesitas Charlie Seltzer menjelaskan bahwa kelompok wanita perimenopause dan menopause justru bisa merasakan manfaat paling besar dari kreatin. Ia menyebut suplemen ini mampu membantu melawan penurunan massa otot yang terjadi seiring bertambahnya usia.

“Wanita perimenopause dan menopause mungkin merupakan kelompok yang paling mendapatkan manfaat dari kreatin,” ujar Charlie Seltzer.

Penelitian dalam *The European Journal of Applied Physiology* menunjukkan bahwa wanita usia 60-an yang mengonsumsi 5 gram kreatin setiap hari mampu membentuk otot hingga empat kali lebih cepat dan membakar lemak hingga tujuh kali lebih efektif dibanding kelompok plasebo.

Selain itu, kreatin juga membantu mengatur kadar gula darah dengan cara meningkatkan kemampuan otot menyerap glukosa sebagai energi. Studi dari University of São Paulo bahkan menemukan kombinasi kreatin dan olahraga mampu memperbaiki kondisi penderita diabetes hingga mendekati pradiabetes dalam 12 minggu.

Tidak hanya untuk fisik, kreatin juga berpengaruh pada kesehatan otak dan suasana hati. Suplemen ini membantu produksi ATP sebagai sumber energi utama tubuh sekaligus mendukung hormon serotonin dan dopamin yang membuat mood lebih stabil.

Seorang pengguna, Michelle Fox, mengaku berhasil menurunkan berat badan hingga 72 pon setelah rutin mengonsumsi kreatin dan melakukan latihan kekuatan. “Perut saya mulai terbentuk, hasilnya luar biasa,” katanya.

Ahli gizi menyarankan konsumsi kreatin monohidrat sebanyak 3–5 gram per hari sebagai dosis yang paling aman dan efektif. Suplemen ini bisa dicampurkan ke air, kopi, atau smoothie agar mudah dikonsumsi setiap hari.

Namun, penggunaan kreatin tetap disarankan untuk dikonsultasikan terlebih dahulu dengan dokter, terutama bagi mereka yang memiliki masalah ginjal.

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment