Alergi Bisa Muncul Saat Dewasa? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya Sebelum Makin Parah

22 Mei 2026 12:53
Penulis: Alamsyah, lifestyle
Ilustrasi seseorang bersin akibat alergi saat beraktivitas di luar ruangan.

Sahabat.com - Alergi selama ini identik dengan anak-anak, padahal kenyataannya kondisi ini juga bisa muncul pertama kali saat seseorang sudah dewasa. Banyak orang mengira bersin berkepanjangan, mata gatal, hingga hidung tersumbat hanyalah flu biasa atau efek kelelahan. Faktanya, sistem imun dapat berubah dan mulai bereaksi berlebihan terhadap zat yang sebelumnya tidak menimbulkan masalah.

Menurut laporan Doctronic yang dikutip Stacker, sekitar 20 persen kasus alergi baru justru berkembang saat usia dewasa. Bahkan, tidak sedikit orang mengalami alergi pertama mereka di usia 40, 50, hingga 70 tahun. “Alergi yang muncul saat dewasa bisa sama mengganggunya dengan alergi yang dialami sejak kecil,” tulis laporan tersebut.

Pemicu alergi pada orang dewasa umumnya sama seperti pada anak-anak, mulai dari debu, serbuk sari, bulu hewan peliharaan, jamur, hingga polusi udara. Perubahan hormon saat hamil atau menopause juga disebut dapat memengaruhi sistem imun dan memicu alergi baru. Selain itu, stres berkepanjangan dan lingkungan baru turut meningkatkan risiko.

Alergi musiman biasanya muncul pada waktu tertentu, terutama saat tanaman menghasilkan serbuk sari. Sementara alergi tahunan lebih sering dipicu debu rumah, tungau, atau jamur di dalam ruangan. Gejalanya meliputi bersin terus-menerus, hidung meler, mata berair, batuk, hingga tubuh terasa cepat lelah.

Karena gejalanya mirip flu biasa, banyak orang terlambat menyadari dirinya mengalami alergi. Padahal, diagnosis yang tepat sangat penting agar penanganannya efektif. Tes darah maupun skin prick test bisa membantu mengetahui pemicu alergi secara spesifik.

Untuk mengurangi gejala, penderita disarankan menjaga kebersihan rumah, rutin mengganti sprei, menggunakan penyaring udara, serta menghindari pemicu alergi. Obat antihistamin dan semprotan hidung juga umum digunakan untuk meredakan gejala. Pada kasus tertentu, terapi imun dapat membantu tubuh beradaptasi terhadap alergen dalam jangka panjang.

Jika keluhan seperti flu terus muncul tanpa sebab jelas, jangan abaikan. Bisa jadi itu bukan flu biasa, melainkan tanda alergi yang baru berkembang di usia dewasa.

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment