Tidur 6 Jam atau 9 Jam? Studi Terbaru Ungkap Durasi Tidur Ideal Agar Awet Muda dan Panjang Umur

22 Mei 2026 13:05
Penulis: Alamsyah, lifestyle
Ilustrasi seorang wanita mengalami gangguan tidur di malam hari akibat insomnia.

Sahabat.com - Kebiasaan tidur ternyata bukan cuma soal menghilangkan rasa lelah. Studi terbaru yang dipublikasikan di jurnal Nature mengungkap bahwa durasi tidur bisa berpengaruh besar terhadap proses penuaan tubuh hingga risiko kematian dini. Penelitian yang dilakukan tim peneliti dari Universitas Columbia, New York, menemukan bahwa tidur terlalu sedikit maupun terlalu lama sama-sama berkaitan dengan tanda-tanda penuaan biologis yang lebih cepat.

Penelitian ini melibatkan sekitar 500 ribu orang dari berbagai negara yang melaporkan durasi tidur mereka dalam 24 jam, termasuk tidur siang. Hasilnya dibandingkan dengan 23 indikator penuaan biologis yang mengukur kondisi organ tubuh seperti otak, jantung, sistem imun hingga kulit.

Hasil penelitian menunjukkan perempuan yang tidur sekitar 6,5 hingga 7,8 jam dan laki-laki yang tidur 6,4 hingga 7,7 jam memiliki “usia biologis” paling muda. Sementara itu, kurang tidur meningkatkan risiko gangguan fisik seperti penyakit jantung, metabolisme, saraf, paru-paru hingga pencernaan. Di sisi lain, tidur terlalu lama lebih banyak dikaitkan dengan masalah kesehatan mental dan psikiatri.

Penelitian juga menemukan pola berbentuk huruf U, di mana tidur terlalu singkat meningkatkan risiko kematian hingga 50 persen, sedangkan tidur terlalu lama meningkatkan risiko sekitar 40 persen.

Dokter spesialis tidur bersertifikat dari New York, Saema Tahir, mengatakan tidur adalah momen penting ketika tubuh melakukan proses perbaikan sel secara maksimal. “Tidur adalah saat tubuh melakukan pekerjaan pemulihan paling penting, termasuk restorasi sel, keseimbangan hormon, hingga membersihkan limbah metabolik dari otak,” ujarnya.

Ia juga menegaskan bahwa kualitas tidur jauh lebih penting dibanding sekadar mengejar jumlah jam tidur. Menurut Tahir, banyak orang tidur tujuh jam tetapi sebagian besar hanya berada dalam fase tidur ringan sehingga tubuh tidak mendapatkan manfaat pemulihan optimal.

“Tidur berkualitas dan konsisten adalah salah satu alat paling mudah untuk mendukung penuaan sehat. Tidak membutuhkan obat mahal, hanya perlu diprioritaskan,” tambahnya.

Para ahli pun mengingatkan bahwa kebutuhan tidur setiap orang bisa berbeda tergantung usia dan kondisi kesehatan. Namun secara umum, tidur berkualitas selama enam hingga delapan jam dianggap sebagai titik ideal untuk menjaga kesehatan tubuh sekaligus memperlambat proses penuaan.

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment