Sahabat.com - Hanya sedikit anak dan remaja yang menjalani pemeriksaan kolesterol, meskipun sekitar 1 dari 5 remaja memiliki kadar kolesterol yang tidak sehat. Dr. Sarah de Ferranti, ahli jantung pediatrik di Boston Children’s Hospital, mengungkapkan bahwa meskipun tidak semua abnormalitas kolesterol bertahan, masalah ini tetap signifikan.
Pedoman terbaru dari American Heart Association merekomendasikan pemeriksaan kadar kolesterol sekali antara usia 9 hingga 11 tahun dan sekali lagi antara 17 hingga 21 tahun. Pemeriksaan lebih awal, mulai usia 2 tahun, dianjurkan untuk mereka yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung atau kolesterol tinggi. Namun, studi menunjukkan hanya 11 persen anak berusia 9 hingga 21 tahun yang menjalani pemeriksaan, dibandingkan dengan lebih dari 70 persen orang dewasa di AS.
Kolesterol yang sehat sangat penting untuk kesehatan jantung. Kolesterol LDL yang tinggi dapat menyebabkan penumpukan plak di arteri, sementara kolesterol HDL membantu mengatur kadar LDL. Pola makan sehat dan aktivitas fisik yang cukup dapat menjaga kadar kolesterol tetap normal.
Genetik juga berperan dalam kadar kolesterol. Salah satu kondisi yang perlu diperhatikan adalah familial hypercholesterolemia, yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung secara signifikan. Namun, kondisi ini sering tidak terdiagnosis, sehingga pemeriksaan rutin menjadi penting.
Sayangnya, kurangnya dukungan untuk pemeriksaan universal dan kesibukan dokter anak menjadi penghalang bagi pemeriksaan kolesterol. Dr. Emily F. Gregory, dari University of Pennsylvania, menyarankan orang tua untuk mendiskusikan pemeriksaan kolesterol dengan dokter anak mereka, terutama jika ada riwayat keluarga terkait.
“Dokter anak harus menyadari pentingnya pemeriksaan ini,” kata de Ferranti. Dengan meningkatnya bukti mengenai hubungan antara gangguan kolesterol anak dan penyakit jantung di kemudian hari, perhatian terhadap pemeriksaan ini semakin mendesak.
0 Komentar
Obat Diet Bentuk Pil Akhirnya Resmi Hadir, Wegovy Bisa Jadi Game Changer Turun Berat Badan
Sering Googling Gejala Penyakit? Hati-Hati, Bisa Picu Cemas Berlebihan Tanpa Disadari
Tanaman Pantai Brasil Ini Disebut Mampu Redakan Radang Sendi, Hasil Risetnya Bikin Penasaran
Rutin Makan Kimchi 12 Minggu, Sistem Imun Bisa Lebih Seimbang dan Kuat
Suplemen Serat Ini Ternyata Baik untuk Otak dan Berat Badan
Leave a comment