Sahabat.com - Tidur nyenyak setelah operasi otak ternyata bisa dibantu dengan cara alami yang sederhana: menghirup aroma lavender.
Sebuah uji klinis terkontrol acak yang dilakukan di Sanbo Brain Hospital, Tiongkok, menunjukkan bahwa pasien yang menghirup minyak esensial lavender selama tujuh malam berturut-turut pascaoperasi mengalami tidur yang lebih dalam, kecemasan yang berkurang, dan durasi delirium yang lebih singkat.
Penelitian yang dipublikasikan di Frontiers in Pharmacology ini melibatkan 42 pasien yang menjalani operasi tumor otak. Kelompok intervensi diberikan aromaterapi lavender 10% melalui plester hidung setiap malam selama seminggu, sementara kelompok kontrol tidak mendapat perlakuan apapun.
Hasilnya, pada hari keempat pascaoperasi, pasien yang menghirup aroma lavender memiliki durasi tidur total dan tidur nyenyak yang lebih lama dibandingkan kelompok kontrol. Mereka juga tertidur lebih cepat, mengalami gangguan pernapasan saat tidur yang lebih ringan, dan terbangun lebih sedikit di malam hari.
Selain tidur, penelitian ini juga menemukan bahwa durasi delirium—kondisi kebingungan dan penurunan kesadaran pascaoperasi—lebih singkat pada pasien yang mendapatkan aromaterapi.
Kecemasan juga berkurang secara signifikan pada hari ketujuh setelah operasi. Meskipun perbaikan depresi tidak terlalu menonjol, efek positif pada kualitas tidur dan mood lebih terasa pada pasien wanita.
Minyak esensial lavender mengandung senyawa seperti linalool dan linalyl acetate yang dapat memengaruhi sistem saraf melalui jalur GABAergic dan limbik, membantu tubuh lebih rileks dan tidur lebih nyenyak.
“Aromaterapi lavender dapat menjadi tambahan yang aman dan alami untuk membantu pemulihan pasien pascaoperasi otak, terutama dalam meningkatkan kualitas tidur dan mengurangi stres,” ujar tim peneliti.
Menariknya, manfaat maksimal baru terasa setelah beberapa malam pemakaian berulang, menunjukkan efek kumulatif. Studi ini juga memastikan bahwa penggunaan jangka pendek aman dan tidak menimbulkan efek samping, meski peneliti tetap menyarankan riset lanjutan dengan jumlah sampel lebih besar untuk memastikan keamanan jangka panjang.
0 Komentar
Ukuran Leher Bisa Jadi Tanda Masalah Kesehatan Tersembunyi, Waspada Jika Melebihi Batas Ini
Pil Baru Kanker Payudara Terbukti Bisa Perpanjang Hidup, Hasil Penelitian Bikin Harapan Baru
Rahasia Mengejutkan: Bahan Makanan Sehari-hari Ini Bisa Merusak Otak dan Picu Tekanan Darah Tinggi
Ternyata Sumbatan Aliran Darah Bisa Bikin Kanker Cepat Menyebar
Lari Maraton Bisa Tingkatkan Risiko Kanker Usus? Studi Mengejutkan Ini Bikin Atlet Waspada
Leave a comment