Bukan Susu, Ini Makanan Kaya Vitamin D yang Kandungannya Jauh Lebih Tinggi

25 Juni 2026 13:14
Penulis: Alamsyah, lifestyle
Ilustrasi berbagai makanan kaya vitamin D seperti salmon, jamur, sarden, dan jus jeruk fortifikasi yang baik untuk kesehatan tubuh.

Sahabat.com - Banyak orang menganggap susu sebagai sumber utama vitamin D. Padahal, kandungan vitamin D dalam segelas susu fortifikasi ternyata masih kalah dibanding sejumlah makanan lain yang lebih kaya nutrisi. Vitamin D sendiri merupakan nutrisi penting yang berperan dalam menjaga kesehatan tulang, meningkatkan sistem imun, serta mendukung berbagai fungsi tubuh secara keseluruhan.

Salah satu sumber vitamin D tertinggi adalah minyak hati ikan kod atau cod liver oil. Hanya dengan satu sendok makan, tubuh sudah bisa mendapatkan asupan vitamin D jauh melebihi kebutuhan harian. Selain itu, minyak ini juga kaya akan asam lemak omega-3 dan vitamin A yang bermanfaat untuk kesehatan mata, otak, dan sistem kekebalan tubuh.

Ikan berlemak seperti trout pelangi dan salmon juga menjadi pilihan terbaik untuk memenuhi kebutuhan vitamin D. Selain mengandung protein berkualitas tinggi, kedua jenis ikan ini kaya omega-3 yang diketahui mampu membantu menjaga kesehatan jantung dan fungsi kognitif. Bahkan, sejumlah penelitian menunjukkan konsumsi seafood seperti salmon dapat membantu menurunkan risiko penurunan fungsi otak seiring bertambahnya usia.

Bagi pelaku pola makan vegetarian atau vegan, jamur yang terpapar sinar ultraviolet (UV) bisa menjadi alternatif menarik. Jamur jenis ini secara alami menghasilkan vitamin D dalam jumlah tinggi sehingga menjadi salah satu sumber nabati terbaik. Pilihan lain yang tak kalah praktis adalah susu nabati fortifikasi, seperti susu kelapa, kedelai, atau almond yang telah diperkaya vitamin D, kalsium, dan vitamin B12.

Tak hanya itu, jus jeruk fortifikasi juga bisa menjadi cara mudah menambah asupan vitamin D harian. Minuman ini umumnya diperkaya vitamin D dan kalsium sekaligus mengandung vitamin C yang baik untuk daya tahan tubuh.

Sementara itu, sarden menjadi pilihan ekonomis yang layak dipertimbangkan. Meski ukurannya kecil, ikan ini mengandung vitamin D, protein, kalsium, selenium, vitamin B12, dan omega-3 dalam jumlah yang mengesankan. Selain mudah ditemukan, sarden juga lebih tahan lama dibanding ikan segar.

Mengonsumsi beragam makanan kaya vitamin D setiap hari dapat menjadi langkah sederhana untuk menjaga kesehatan tulang, meningkatkan imunitas, dan mendukung kualitas hidup yang lebih baik.

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment