Waspada! Sejumlah Bahan Pengawet Makanan Ini Disebut Bisa Picu Tekanan Darah Tinggi dan Penyakit Jantung

25 Juni 2026 13:18
Penulis: Alamsyah, lifestyle
Ilustrasi sandwich dan makanan olahan. Penelitian terbaru mengungkap beberapa bahan pengawet dalam produk pangan dapat berkaitan dengan risiko tekanan darah tinggi dan penyakit jantung.

Sahabat.com - Kebiasaan mengonsumsi makanan praktis dan olahan memang sulit dihindari di tengah gaya hidup modern. Namun, penelitian terbaru mengungkap bahwa sejumlah bahan pengawet yang banyak ditemukan dalam produk makanan kemasan berpotensi meningkatkan risiko tekanan darah tinggi hingga penyakit jantung.

Studi yang dipublikasikan dalam European Heart Journal tersebut melibatkan 112.395 orang dewasa di Prancis dengan usia rata-rata 42 tahun. Para peneliti memantau pola makan peserta selama hampir delapan tahun untuk melihat dampak konsumsi bahan tambahan pangan terhadap kesehatan.

Hasilnya menunjukkan bahwa konsumsi bahan pengawet non-antioksidan dalam jumlah tinggi berkaitan dengan peningkatan risiko hipertensi sebesar 29 persen dan penyakit kardiovaskular sebesar 16 persen. Sementara itu, konsumsi pengawet antioksidan yang tinggi dikaitkan dengan kenaikan risiko hipertensi hingga 22 persen.

Dari 17 jenis bahan pengawet yang dikonsumsi setidaknya oleh 10 persen peserta, terdapat delapan bahan yang paling sering dikaitkan dengan peningkatan kasus tekanan darah tinggi, yaitu potassium sorbate, sorbic acid, sodium nitrite, potassium nitrite, sodium metabisulphite, potassium metabisulphite, citric acid, dan tripotassium citrate.

Penelitian juga menemukan bahwa ascorbic acid atau bentuk vitamin C yang digunakan sebagai bahan tambahan pangan memiliki kaitan dengan peningkatan risiko penyakit kardiovaskular. Namun, peneliti menegaskan bahwa temuan ini tidak berlaku untuk vitamin C alami yang berasal dari buah, sayuran, maupun suplemen.

Analis medis senior Fox News, Dr. Marc Siegel, mengatakan temuan tersebut memperkuat bukti yang selama ini telah diketahui para ahli. “Bahan pengawet dari berbagai jenis dapat meningkatkan tekanan darah dan berkontribusi langsung terhadap penyakit jantung serta stroke dalam periode delapan tahun,” ujarnya.

Siegel juga menyoroti sodium nitrite yang banyak ditemukan dalam makanan olahan seperti hot dog, ham, bacon, dan daging olahan lainnya. Menurutnya, bahan tersebut telah lama dikaitkan dengan risiko kesehatan kardiovaskular.

Meski demikian, para peneliti menegaskan bahwa studi ini bersifat observasional sehingga belum dapat membuktikan hubungan sebab-akibat secara langsung. Mereka menyarankan penelitian lanjutan untuk mengonfirmasi temuan tersebut pada populasi yang lebih luas.

Sebagai langkah pencegahan, para ahli menyarankan masyarakat untuk lebih memilih makanan segar dan mengurangi konsumsi produk olahan yang mengandung banyak bahan pengawet kimia, terutama yang berbasis natrium.

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment