Cara Menghilangkan Cegukan dengan Cepat, Dokter Ungkap Trik yang Benar-Benar Bisa Membantu

10 Juli 2026 13:04
Penulis: Alamsyah, lifestyle
Ilustrasi seorang wanita minum segelas air sebagai salah satu cara sederhana yang dipercaya dapat membantu meredakan cegukan.

Sahabat.com - Hampir semua orang pernah mengalami cegukan. Meski umumnya hanya berlangsung beberapa menit, kondisi ini bisa terasa sangat mengganggu, terutama saat sedang berbicara, makan, atau bekerja. Kabar baiknya, ada beberapa cara sederhana yang direkomendasikan dokter untuk membantu menghentikan cegukan dengan cepat.

Dokter spesialis gastroenterologi, Dr. Mark Tanchel, menjelaskan bahwa cegukan terjadi akibat kontraksi atau kejang yang tidak disadari pada diafragma dan otot di sekitar tulang rusuk. Kontraksi tersebut memicu tarikan napas secara tiba-tiba, lalu pita suara menutup dengan cepat sehingga menghasilkan bunyi khas "hik". "Cegukan terjadi karena aktivasi jalur refleks tertentu pada sistem saraf," jelasnya.

Sementara itu, Dr. Niket Sonpal mengatakan penyebab paling umum adalah lambung yang terisi terlalu penuh dalam waktu singkat sehingga menekan diafragma. Selain makan berlebihan atau terlalu cepat, cegukan juga dapat dipicu oleh minuman bersoda, alkohol, makanan yang terlalu pedas, panas atau dingin, refluks asam lambung, mengunyah permen karet hingga menelan terlalu banyak udara.

Untuk meredakan cegukan, dokter menyarankan beberapa metode yang dipercaya dapat membantu memutus refleks tersebut. Di antaranya menahan napas selama 5-10 detik, berkumur dengan air dingin, menarik lidah perlahan, memeluk lutut ke dada selama sekitar satu menit, menggigit irisan lemon, hingga menelan sesendok gula. Meski begitu, Dr. Sonpal menegaskan bahwa cara-cara ini umumnya hanya dianjurkan untuk cegukan yang berlangsung kurang dari 48 jam.

Agar cegukan tidak mudah muncul, Dr. Anupama Inaganti menyarankan perubahan kebiasaan sederhana seperti makan lebih perlahan, menghindari minuman bersoda, membatasi konsumsi alkohol, serta tidak berlebihan mengonsumsi makanan yang terlalu pedas, panas, maupun dingin.

Meski sebagian besar cegukan tidak berbahaya, jangan mengabaikannya jika berlangsung lebih dari dua hari. "Jika cegukan bertahan lebih dari 48 jam, sebaiknya segera diperiksakan karena bisa menjadi tanda adanya gangguan kesehatan yang mendasari," ujar Dr. Tanchel. Pada kasus tertentu, cegukan berkepanjangan dapat berkaitan dengan gangguan saraf, penyakit saluran cerna, efek obat-obatan, hingga kondisi medis lain yang memerlukan penanganan khusus.

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment