Sahabat.com - Di tengah gaya hidup yang serba cepat, tren slowmaxxing mulai banyak diterapkan sebagai cara untuk mengurangi stres sekaligus meningkatkan kesehatan. Konsep ini mengajak seseorang memperlambat aktivitas sehari-hari melalui kebiasaan sederhana yang terbukti memberikan manfaat bagi tubuh dan pikiran.
Salah satu ritual slowmaxxing yang paling mudah dilakukan adalah mengunyah makanan secara perlahan. Penelitian yang dipublikasikan dalam Scientific Reports pada 2025 terhadap 1.644 orang dewasa menemukan bahwa menikmati setiap suapan makanan menjadi faktor paling kuat yang membuat seseorang makan lebih lambat dan mengunyah lebih baik.
Kebiasaan sederhana seperti meletakkan sendok atau garpu setelah setiap suapan serta menjauhkan ponsel saat makan dinilai dapat membantu tubuh mengenali rasa kenyang dengan lebih baik. Cara ini juga mendukung proses pencernaan sehingga risiko makan berlebihan dapat berkurang.
Temuan tersebut sejalan dengan penelitian lain yang diterbitkan pada 2024 dalam jurnal Nutrition & Diabetes. Studi terhadap 1.965 orang dewasa menunjukkan bahwa mereka yang menghabiskan makanan dalam waktu kurang dari lima menit, setidaknya dua kali seminggu, memiliki risiko 81 persen lebih tinggi mengalami penyakit hati berlemak dibandingkan mereka yang makan lebih perlahan.
Tak hanya berdampak pada kesehatan fisik, slowmaxxing juga dikaitkan dengan kesehatan mental. Analisis terhadap 20 uji klinis yang melibatkan lebih dari 4.800 peserta menemukan bahwa meluangkan waktu sekitar satu menit setiap hari untuk benar-benar menikmati momen sederhana, seperti menyeruput kopi atau menikmati suasana saat berjalan kaki, dapat meningkatkan emosi positif sekaligus membantu meredakan kecemasan dan gejala depresi.
Para peneliti menegaskan bahwa tidak perlu langsung menerapkan semua kebiasaan sekaligus. Mulailah dari satu ritual yang paling sesuai dengan kebutuhan, misalnya makan lebih perlahan jika sering mengalami gangguan pencernaan atau meluangkan waktu menikmati satu momen setiap hari bila merasa mudah stres. Setelah menjadi kebiasaan, langkah kecil tersebut dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi kesehatan dalam jangka panjang.
0 Komentar
Sering Kembung dan Sembelit? Ahli Ungkap Kesalahan Pola Makan yang Sering Dilakukan Pria
Susah Tidur Saat Menginap di Tempat Baru? Ternyata Ada Alasannya, Ini yang Terjadi pada Otak
Blueberry Vs Anggur, Mana yang Lebih Sehat? Ini Buah yang Unggul dalam Vitamin dan Serat
7 Minuman Energi Dibandingkan, Mana yang Paling Tinggi Kafein dan Gula?
Nonton Olahraga Ternyata Bisa Bikin Bahagia, Ini Manfaatnya untuk Kesehatan Mental
Leave a comment