Ilmuwan Temukan Dua Protein Rahasia yang Menjaga Jantung Tetap Berdetak Normal

29 Agustus 2025 17:18
Penulis: Alamsyah, lifestyle
Para ilmuwan menemukan bahwa ada dua protein bernama RBPMS dan RBPMS2 yang bekerja sama menjaga jantung tetap sehat dengan memastikan proses genetik berjalan sebagaimana mestinya.

Sahabat.com - Sahabat, penelitian terbaru dari Masonic Medical Research Institute (MMRI) membuka rahasia penting di balik cara jantung kita tetap bekerja dengan normal. 

Para ilmuwan menemukan bahwa ada dua protein bernama RBPMS dan RBPMS2 yang bekerja sama menjaga jantung tetap sehat dengan memastikan proses genetik berjalan sebagaimana mestinya.

Kedua protein ini berperan dalam proses yang disebut splicing, yaitu cara tubuh menyusun ulang RNA untuk menghasilkan berbagai versi protein dari satu gen. 

Proses ini sangat penting agar sel otot jantung bisa menghasilkan protein yang tepat pada waktu yang tepat. 
Jika splicing terganggu, risikonya adalah penyakit jantung bawaan hingga kardiomiopati yang bisa berakibat fatal.

Penelitian ini menemukan bahwa jika salah satu protein dihilangkan, jantung masih bisa berfungsi. Namun, jika keduanya hilang sekaligus, jantung tidak bisa berkembang normal dan menyebabkan gangguan serius. 

“Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor splicing harus bekerja sama agar jantung tetap berfungsi dengan baik selama perkembangan,” jelas Dr. Tongbin Wu, asisten profesor penelitian biomedis di MMRI.

Tak hanya itu, penelitian ini juga menemukan bahwa RBPMS dan RBPMS2 bukan hanya mengaktifkan gen penting bagi kontraksi jantung, tetapi juga menekan gen non-jantung agar jantung tetap memiliki ciri khas molekulernya. 

“Temuan ini memberikan harapan bagi 40.000 anak yang lahir setiap tahun di Amerika Serikat dengan penyakit jantung bawaan, serta 1,1 juta orang dewasa yang hidup dengan dilated cardiomyopathy (DCM),” kata Dr. Maria I. 
Kontaridis, direktur eksekutif sekaligus profesor di MMRI.

Penemuan ini menjadi pintu baru untuk terapi masa depan yang bisa membantu pasien dengan penyakit jantung bawaan maupun gangguan fungsi jantung lainnya. Dengan pemahaman lebih dalam tentang bagaimana protein bekerja menjaga irama dan kontraksi jantung, dunia medis semakin dekat dengan strategi pengobatan baru yang menyelamatkan nyawa.

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment