Sahabat.com - Pernah meraba wajah lalu menemukan benjolan nyeri di bawah kulit yang tak pernah “matang”? Jerawat jenis ini dikenal sebagai blind pimple atau jerawat batu, dan sering muncul di dagu, rahang, hingga pipi. Meski nyaris tak terlihat, rasanya bisa sangat sakit dan mengganggu kepercayaan diri. Menurut para dokter kulit, jerawat ini termasuk salah satu jenis jerawat paling bandel.
Blind pimple terbentuk akibat pori-pori yang tersumbat minyak berlebih dan bakteri, lalu meradang jauh di bawah permukaan kulit. Dokter kulit Geeta Yadav, MD, menjelaskan bahwa jerawat ini berada di lapisan kulit yang lebih dalam sehingga tidak membentuk mata jerawat seperti komedo. “Karena letaknya dalam, peradangannya lebih parah dan terasa lebih nyeri,” ujarnya. Faktor hormon menjadi pemicu utama, terutama saat menstruasi, terapi hormon, atau pada orang dengan sensitivitas hormon yang tinggi.
Jerawat batu bisa bertahan berminggu-minggu bahkan berbulan-bulan jika dibiarkan. Meski sebagian dapat kempis sendiri, dokter Neal Schultz, MD, mengingatkan risikonya. “Semakin lama peradangan bertahan, semakin besar kemungkinan muncul bekas kehitaman atau bopeng,” katanya. Ia menegaskan memencet jerawat batu justru memperparah kondisi dan meningkatkan risiko bekas permanen.
Rasa sakit pada blind pimple berasal dari tekanan nanah di dalam kista yang menekan saraf kulit. Dr. Yadav menyebut, “Tekanan inilah yang memicu rasa nyeri.” Untuk meredakan sementara, kompres dingin dan krim hidrokortison dosis rendah bisa membantu, namun bukan solusi jangka panjang.
Jika ingin hasil cepat, perawatan dokter seperti suntikan kortison bisa memangkas waktu penyembuhan dari hitungan bulan menjadi kurang dari seminggu. Dokter Karan Lal, MD, menambahkan bahwa obat resep seperti retinoid, antibiotik, hingga pengatur hormon sering dibutuhkan pada jerawat batu yang berulang. “Tujuannya menekan produksi minyak dan peradangan dari akarnya,” jelasnya.
Kesimpulannya, blind pimple bukan jerawat biasa. Perawatan rumahan hanya membantu sedikit, sementara penanganan profesional sering jadi kunci. Satu hal yang disepakati semua dokter kulit: jangan pernah memencet jerawat batu, karena sabar justru menyelamatkan kulit dari bekas jangka panjang.
0 Komentar
Sering Kembung dan Sembelit? Ahli Ungkap Kesalahan Pola Makan yang Sering Dilakukan Pria
Susah Tidur Saat Menginap di Tempat Baru? Ternyata Ada Alasannya, Ini yang Terjadi pada Otak
Blueberry Vs Anggur, Mana yang Lebih Sehat? Ini Buah yang Unggul dalam Vitamin dan Serat
7 Minuman Energi Dibandingkan, Mana yang Paling Tinggi Kafein dan Gula?
Nonton Olahraga Ternyata Bisa Bikin Bahagia, Ini Manfaatnya untuk Kesehatan Mental
Leave a comment