Sahabat.com - Fenomena "summer long balls" mungkin terdengar seperti lelucon khas ruang ganti, tapi istilah ini sebenarnya ramai dibicarakan di media sosial selama musim panas.
Banyak pria menyadari bahwa testis mereka tampak lebih "menggantung" saat cuaca panas, dan sebaliknya akan naik sedikit ketika terkena angin sejuk.
Fenomena ini bukan hal aneh atau kelainan. Menurut Dr. Dan Baumgardt, dosen fisiologi dari University of Bristol, gerakan naik-turunnya testis adalah bagian dari sistem pengatur suhu tubuh yang sangat canggih.
"Tubuh pria dirancang sedemikian rupa agar testis bisa menyesuaikan posisi tergantung suhu lingkungan demi menjaga kualitas sperma," jelasnya.
Testis memang sangat sensitif terhadap suhu. Untuk memproduksi sperma yang sehat, testis butuh lingkungan yang lebih dingin dari suhu tubuh normal. Itulah mengapa letaknya ada di luar rongga perut, di dalam skrotum.
Saat udara panas, otot-otot seperti otot dartos dan kremaster di sekitar skrotum akan relaks sehingga testis menggantung lebih rendah untuk mendinginkan diri.
Sebaliknya, saat dingin, otot-otot tersebut akan berkontraksi dan menarik testis mendekat ke tubuh agar tetap hangat.
Mungkin ini tampak seperti masalah estetika yang mengganggu kepercayaan diri saat pakai celana renang, tapi sebenarnya ada sisi medis yang cukup penting. Posisi testis yang terlalu panas dalam jangka panjang bisa mengganggu produksi sperma dan kesuburan.
Itulah sebabnya pria yang sedang menjalani program kehamilan disarankan menggunakan celana longgar dan menghindari aktivitas yang menekan area selangkangan, seperti bersepeda terlalu lama dengan celana ketat.
Selain itu, sistem pendingin alami di dalam tubuh pria juga mencakup jaringan pembuluh darah bernama pampiniform plexus, yang bertugas menurunkan suhu darah sebelum masuk ke testis.
Namun, kadang pembuluh darah ini bisa membesar membentuk varikokel—yang terasa seperti "kantong cacing" di skrotum—dan ini bisa memengaruhi kesuburan juga.
Fakta menarik lainnya, testis pria sebenarnya bisa naik hanya dengan sentuhan ringan di paha bagian dalam, yang dikenal sebagai refleks kremasterik. Refleks ini juga bisa menghilang pada kasus penyakit saraf atau kondisi serius seperti torsi testis yang butuh penanganan darurat.
Jadi, jika Anda merasa "bola" Anda tampak lebih panjang dari biasanya saat musim panas, itu bukan sesuatu yang perlu dikhawatirkan. Justru, itu pertanda bahwa sistem reproduksi Anda sedang berfungsi dengan baik sebagaimana mestinya.
0 Komentar
Sayuran Aneh Ini Ternyata Rahasia Sehat Usus, Kaya Prebiotik dan Bikin Kenyang Lebih Lama!
Tekanan Darah Tinggi Bisa Turun Alami, Ini Daftar Makanan Sehari-hari yang Direkomendasikan Ahli
Minum Vitamin Ini Disebut Bisa Bikin Umur Lebih Panjang, Benarkah?
Rutin Minum Kopi atau Teh Bisa Cegah Demensia? Ini Temuan Peneliti yang Bikin Lega
Dokter Ungkap Trik Simpel Turunkan Gula Darah Secara Alami, Bisa Langsung Dicoba di Rumah
Tanpa Disadari, 4 Makanan Sehari-hari Ini Bisa Merusak Kesehatan Ususmu
Leave a comment