Sahabat.com - Pernah diberi komentar bahwa Anda sudah “terlalu tua” untuk mencoba hal baru? Atau malah Anda sendiri yang merasa usia menjadi alasan untuk berhenti tumbuh dan belajar? Banyak orang tidak sadar bahwa ageism—diskriminasi usia—bukan hanya datang dari orang lain, tetapi juga dari cara kita memandang diri sendiri. Dan justru keyakinan negatif itu yang diam-diam memberi dampak terbesar pada kesehatan dan panjang usia.
Sejak muda, kita sering terpapar candaan, cerita, hingga gambaran media yang menempatkan usia lanjut sebagai masa penurunan. Tanpa sadar, kita menyimpannya sebagai “kebenaran”. Ketika usia bertambah, stereotip itu terasa personal dan mulai membentuk cara kita berpikir dan bertindak. Riset dari Yale University dan Miami University menegaskan hal ini.
Dalam laporannya disebutkan, mereka yang memandang proses menua secara positif hidup hingga 7,5 tahun lebih lama dibanding mereka yang memiliki pandangan negatif.
Hasil tersebut bahkan melampaui manfaat kesehatan populer seperti tekanan darah stabil, berat badan ideal, atau kebiasaan olahraga. Para peneliti menyimpulkan bahwa pandangan positif meningkatkan keinginan untuk hidup, sesuatu yang sangat memengaruhi ketahanan mental dan fisik seseorang.
Sebaliknya, pikiran negatif dapat menjadi “ramalan yang terwujud”. Ketika seseorang merasa “terlalu tua”, tubuh lebih mudah mengalami stres, yang berdampak pada imunitas, tekanan darah, dan kesehatan jantung. Dalam sebuah studi, lansia yang terpapar kata-kata positif tentang usia seperti “bijaksana” atau “tanggap” menunjukkan respons stres yang lebih rendah. Namun mereka yang melihat kata-kata bernada negatif mengalami peningkatan tekanan darah seolah tubuh merespons ancaman.
Kabar baiknya, pola pikir ini bisa diubah. Penelitian jangka panjang menunjukkan bahwa meningkatkan pandangan positif tentang penuaan dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular hingga 80%. Bahkan individu dengan mindset positif tercatat 44% lebih mungkin pulih sepenuhnya dari disabilitas.
Menerima penuaan sebagai proses alami dan bermakna bukan sekadar optimisme. Ini adalah investasi kesehatan. Sebelum mengatakan “saya sudah tua”, coba tanyakan: apakah itu fakta atau hanya stereotip yang tertanam sejak lama? Bisa jadi, cara Anda memandang usia adalah kunci hidup lebih panjang dan lebih bahagia.
0 Komentar
Sayuran Aneh Ini Ternyata Rahasia Sehat Usus, Kaya Prebiotik dan Bikin Kenyang Lebih Lama!
Tekanan Darah Tinggi Bisa Turun Alami, Ini Daftar Makanan Sehari-hari yang Direkomendasikan Ahli
Minum Vitamin Ini Disebut Bisa Bikin Umur Lebih Panjang, Benarkah?
Rutin Minum Kopi atau Teh Bisa Cegah Demensia? Ini Temuan Peneliti yang Bikin Lega
Dokter Ungkap Trik Simpel Turunkan Gula Darah Secara Alami, Bisa Langsung Dicoba di Rumah
Tanpa Disadari, 4 Makanan Sehari-hari Ini Bisa Merusak Kesehatan Ususmu
Leave a comment