Sahabat.com - Obat penurun berat badan ternyata nggak cuma bikin timbangan bergeser ke kiri, lho!
Dalam sebuah studi baru yang dipresentasikan di acara tahunan Endocrine Society, ENDO 2025, di San Francisco, para peneliti menemukan bahwa obat-obatan anti-obesitas seperti semaglutide, dulaglutide, dan tirzepatide juga bisa membantu menaikkan kadar testosteron pada pria yang mengalami obesitas atau diabetes tipe 2.
Buat yang belum tahu, testosteron bukan sekadar soal gairah seksual pria. Hormon ini juga berpengaruh besar pada massa otot, kekuatan, distribusi lemak, bahkan produksi sel darah merah.
Nah, berat badan berlebih dan diabetes tipe 2 sering bikin kadar testosteron jadi rendah, yang akhirnya bikin tubuh gampang lelah, libido turun, dan kualitas hidup merosot.
“Selama ini kita tahu kalau penurunan berat badan lewat perubahan gaya hidup atau operasi bariatrik bisa menaikkan testosteron,” jelas dr. Shellsea Portillo Canales, seorang fellow endokrinologi dari SSM Health St. Louis University Hospital.
“Tapi belum banyak yang tahu kalau obat anti-obesitas juga punya efek yang sama. Studi kami jadi salah satu yang pertama menunjukkan bukti kuat bahwa testosteron rendah bisa dibalikkan dengan obat-obatan yang sering diresepkan ini.”
Dalam studi ini, para peneliti menganalisis rekam medis elektronik dari 110 pria dewasa dengan obesitas atau diabetes tipe 2 yang sedang mengonsumsi obat penurun berat badan tersebut. Yang menarik, mereka tidak sedang menjalani terapi testosteron sama sekali. Para peserta ini diukur kadar total dan testosteron bebasnya sebelum dan selama pengobatan selama 18 bulan.
Hasilnya? Dengan rata-rata penurunan berat badan 10%, jumlah pria yang punya kadar testosteron normal (baik total maupun bebas) meningkat dari 53% jadi 77%! Artinya, selain bikin tubuh makin ramping, obat-obatan ini juga bisa bikin level hormon maskulinitas naik, yang tentu saja bisa memperbaiki kesehatan reproduksi pria secara keseluruhan.
“Penelitian ini menunjukkan hubungan langsung antara penggunaan obat anti-obesitas dengan meningkatnya kadar testosteron,” kata dr. Portillo Canales.
“Jadi sekarang, para dokter dan pasien bisa mempertimbangkan obat ini nggak cuma buat nurunin berat badan atau ngontrol gula darah, tapi juga buat memperbaiki kesehatan reproduksi pria.”
0 Komentar
Masih Perkasa di Atas 50? Rahasia Kehidupan Intim Pria Tetap Bergairah
Telat Haid di Usia 40-an? Jangan Panik! Ini Cara Bedakan Gejala Menopause dan Hamil
Sayuran Aneh Ini Ternyata Rahasia Sehat Usus, Kaya Prebiotik dan Bikin Kenyang Lebih Lama!
Tekanan Darah Tinggi Bisa Turun Alami, Ini Daftar Makanan Sehari-hari yang Direkomendasikan Ahli
Minum Vitamin Ini Disebut Bisa Bikin Umur Lebih Panjang, Benarkah?
Rutin Minum Kopi atau Teh Bisa Cegah Demensia? Ini Temuan Peneliti yang Bikin Lega
Dokter Ungkap Trik Simpel Turunkan Gula Darah Secara Alami, Bisa Langsung Dicoba di Rumah
Tanpa Disadari, 4 Makanan Sehari-hari Ini Bisa Merusak Kesehatan Ususmu
Leave a comment