Sahabat.com - Sebuah penelitian terbaru yang diterbitkan dalam Journal of the Society for Cardiovascular Angiography and Interventions (JSCAI) mengungkapkan bahwa pasien dengan diabetes tipe 1 (sering disebut diabetes juvenil) memiliki risiko kejadian kardiovaskular yang lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang menderita diabetes tipe 2.
Penelitian ini memberikan wawasan baru yang dapat mempengaruhi pendekatan pengobatan di masa depan.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko kardiovaskular terkait diabetes tipe 1 lebih rendah dari yang sebelumnya diperkirakan. Temuan ini penting dalam pengelolaan pasien diabetes tipe 1.
Penelitian ini membandingkan hampir 6.000 orang dengan diabetes tipe 1 dan mengidentifikasi mereka dengan diabetes tipe 2, serta mengontrol faktor-faktor seperti usia, pengendalian diabetes, dan fungsi ginjal.
Hasilnya menunjukkan bahwa orang dengan diabetes tipe 1 memiliki tingkat kejadian infark miokard (serangan jantung), intervensi koroner perkutan (PCI), stroke, dan iskemia anggota tubuh yang lebih rendah dibandingkan mereka yang menderita diabetes tipe 2.
Namun, tidak ada perbedaan signifikan dalam tingkat operasi bypass antara kedua kelompok.
Dr. Bracha Goldsweig, seorang endokrinolog anak di Baystate Medical Center dan rekan penulis studi, menekankan pentingnya membedakan antara kedua jenis diabetes untuk mengembangkan strategi pengobatan yang lebih tepat sasaran.
"Diabetes tipe 1 dan tipe 2 adalah penyakit yang sangat berbeda. Pasien diabetes tipe 1 tidak memproduksi insulin, sementara pada diabetes tipe 2 terjadi ketidakpekaan terhadap insulin," ujar Dr. Bracha.
Dia juga menambahkan bahwa studi lebih lanjut diperlukan untuk memahami pengobatan terbaik bagi pasien diabetes tipe 1 yang kini dapat hidup dengan rentang usia yang normal.
Penelitian ini juga menandai pertama kalinya kedua penulis yang merupakan pasangan suami istri, Dr. Andrew dan Dr.
Bracha Goldsweig, berkolaborasi dalam penelitian ini, yang didukung oleh hibah Early Career Research Grant (ECRG) dari Society for Cardiovascular Angiography and Interventions (SCAI).
0 Komentar
Bella Hadid Ngaku Merasa ‘Tak Berharga’ Saat Tolak Semua Pekerjaan Demi Lawan Lyme Disease
Masih Perkasa di Atas 50? Rahasia Kehidupan Intim Pria Tetap Bergairah
Telat Haid di Usia 40-an? Jangan Panik! Ini Cara Bedakan Gejala Menopause dan Hamil
Sayuran Aneh Ini Ternyata Rahasia Sehat Usus, Kaya Prebiotik dan Bikin Kenyang Lebih Lama!
Tekanan Darah Tinggi Bisa Turun Alami, Ini Daftar Makanan Sehari-hari yang Direkomendasikan Ahli
Minum Vitamin Ini Disebut Bisa Bikin Umur Lebih Panjang, Benarkah?
Leave a comment