Perut Kembung Saat Menopause Bikin Panik? Curhat Drew Barrymore Ini Buka Rahasia Cara Ampuh Atasinya!

01 April 2026 11:53
Penulis: Alamsyah, lifestyle
Ilustrasi wanita mengompres perut untuk meredakan kembung saat menopause.

Sahabat.com - Perut tiba-tiba terasa penuh, begah, bahkan membuat celana terasa sempit—kalau kamu mengalami ini di usia 50-an, kamu tidak sendiri. Kondisi yang dikenal sebagai menopause bloating ini ternyata sangat umum terjadi. Bahkan aktris Drew Barrymore secara terbuka membagikan pengalamannya. “Aku sangat kembung, rasanya seperti ikan yang terdampar di pantai,” ujarnya jujur saat berbincang di acara televisinya.

Fenomena ini bukan sekadar perasaan. Menurut ahli, sekitar 38 persen wanita pascamenopause mengalami kembung, jauh lebih tinggi dibandingkan sebelum menopause. Perubahan hormon seperti estrogen dan progesteron menjadi penyebab utama. Dampaknya, sistem pencernaan melambat dan usus menjadi lebih sensitif. Bahkan makanan yang dulu aman bisa tiba-tiba memicu gas dan rasa tidak nyaman.

Namun kabar baiknya, ada cara sederhana yang bisa langsung dicoba. Salah satu trik paling mudah adalah makan lebih pelan. Mengunyah makanan hingga halus membantu tubuh masuk ke mode “rest and digest”, sehingga enzim pencernaan bekerja lebih optimal. Dalam beberapa kasus, perubahan kecil ini sudah bisa mengurangi rasa kembung hanya dalam hitungan hari.

Selain itu, meningkatkan asupan serat dan air juga sangat efektif. Serat membantu melancarkan pencernaan, sementara air menjaga sistem tubuh tetap seimbang. Konsumsi probiotik seperti yogurt juga bisa membantu menyeimbangkan bakteri baik di usus, yang sering terganggu saat menopause.

Jika kembung masih berlanjut, mencoba pola makan eliminasi bisa jadi solusi. Hindari sementara makanan pemicu seperti laktosa, gluten, atau gula, lalu perkenalkan kembali satu per satu untuk melihat reaksi tubuh.

Meski umumnya tidak berbahaya, penting untuk waspada. Jika perut kembung tidak kunjung membaik, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk memastikan tidak ada masalah kesehatan lain.

Pada akhirnya, menopause bukan berarti harus menerima ketidaknyamanan sebagai hal normal. Perubahan kecil dalam gaya hidup bisa memberi dampak besar—dan membuat kamu kembali nyaman menjalani hari.

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment