Sahabat.com - Menjaga kesehatan otak tidak hanya dilakukan dengan rutin berolahraga atau mengasah kemampuan berpikir. Apa yang dikonsumsi setiap hari juga berpengaruh besar terhadap risiko demensia, termasuk penyakit Alzheimer yang kerap muncul seiring bertambahnya usia.
Sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan di JAMA Network Open menemukan bahwa pola makan sehat mampu membantu menurunkan risiko demensia, bahkan pada orang yang sudah menunjukkan tanda-tanda awal perubahan biologis terkait Alzheimer. Studi yang melibatkan hampir 1.900 orang dewasa selama 15 tahun itu menunjukkan bahwa pola makan yang mampu mengurangi peradangan dalam tubuh berkaitan dengan penurunan risiko demensia hingga 30 persen.
Hasil penelitian tersebut menegaskan bahwa tidak ada kata terlambat untuk mulai memperbaiki pola makan demi menjaga kesehatan otak di masa depan.
Salah satu langkah paling penting adalah memperbanyak konsumsi makanan yang bersifat antiinflamasi, seperti sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan, biji-bijian utuh, serta aneka polong-polongan. Kandungan vitamin, mineral, serat, dan antioksidan di dalamnya membantu melawan peradangan yang diketahui berkontribusi terhadap penurunan fungsi otak.
Mengganti nasi putih atau roti putih dengan gandum utuh, beras merah, maupun quinoa juga menjadi pilihan yang lebih baik karena kaya nutrisi dan serat. Untuk camilan, buah segar dan kacang-kacangan dapat menjadi alternatif yang lebih sehat dibanding makanan kemasan tinggi garam, gula, dan lemak.
Penelitian ini juga menyarankan agar rutin mengonsumsi lemak sehat yang berasal dari minyak zaitun, alpukat, serta ikan berlemak seperti salmon. Sebaliknya, makanan ultra-proses dan minuman manis sebaiknya dibatasi karena dapat memicu peradangan yang berdampak buruk bagi kesehatan otak.
Di antara berbagai pola makan yang diteliti, diet Mediterania dan pola makan MIND menjadi yang paling konsisten dikaitkan dengan fungsi kognitif yang lebih baik serta risiko demensia yang lebih rendah. Mengutamakan makanan alami, memperbanyak sayuran, dan mengurangi makanan olahan menjadi langkah sederhana yang dapat dilakukan mulai sekarang untuk menjaga daya ingat dan kualitas hidup di masa tua.
0 Komentar
Jangan Remehkan Omega-3! Ini 5 Manfaat Luar Biasa untuk Jantung, Otak, hingga Kesehatan Mental
Bukan Kopi! Ahli Gizi Ungkap Sarapan yang Bikin Energi Stabil Seharian Tanpa Mudah Lemas
Studi Ungkap Makanan Fermentasi Lebih Ampuh Sehatkan Usus daripada Tinggi Serat, Benarkah?
Mau Berat Badan Turun? Studi Harvard Ungkap Karbohidrat Terbaik dan Terburuk untuk Diet
Jangan Asal Ikut Diet Mediterania! Ahli Gizi Ungkap 6 Kesalahan yang Bisa Menggagalkan Hasilnya
7 Makanan Terbaik untuk Otak, Ahli Ungkap Rahasia Meningkatkan Daya Ingat dan Cegah Risiko Demensia
Sering Makan Daging Merah Setiap Hari? Ini Dampaknya pada Tekanan Darah Menurut Ahli
Leave a comment