Sahabat.com - Penelitian terbaru dari Edith Cowan University (ECU) menunjukkan bahwa satu sesi latihan saja, baik itu latihan kekuatan maupun interval intensitas tinggi, bisa memberikan manfaat signifikan bagi penyintas kanker payudara.
Tak hanya meningkatkan kebugaran, olahraga ini ternyata memicu pelepasan myokines—protein yang diproduksi otot—yang berperan dalam melawan pertumbuhan sel kanker.
Menurut Francesco Bettariga, kandidat Ph.D. dari ECU, kadar myokines meningkat secara signifikan setelah satu sesi olahraga.
“Latihan fisik terbukti menjadi intervensi terapeutik yang aman dan efektif, baik selama maupun setelah pengobatan kanker,” ujarnya.
Dalam penelitiannya, kadar myokines diukur sebelum, sesudah, dan 30 menit setelah latihan. Hasilnya, baik latihan kekuatan maupun interval intensitas tinggi sama-sama menghasilkan lonjakan protein antikanker ini.
Yang menarik, penelitian ini dilakukan pada para penyintas kanker payudara, kelompok yang umumnya memiliki perubahan fisiologis akibat pengobatan. Namun mereka tetap menunjukkan respon positif terhadap olahraga. Bettariga menegaskan bahwa hasil ini menjadi motivasi kuat agar olahraga dijadikan bagian dari perawatan standar bagi pasien kanker.
Penelitian lanjutan yang dimuat di Journal of Cancer Survivorship juga menyoroti hubungan antara komposisi tubuh dan peradangan. Lemak tubuh yang berlebih dan massa otot yang rendah terbukti berkontribusi pada peradangan kronis yang bisa memicu kekambuhan kanker.
“Peradangan kronis bukan hanya mempercepat pertumbuhan tumor, tetapi juga menghambat fungsi imun tubuh,” kata Bettariga.
Dengan konsistensi berolahraga, penyintas kanker berpeluang memperbaiki komposisi tubuh—mengurangi lemak dan meningkatkan massa otot—yang berperan penting dalam menekan peradangan.
Bettariga menekankan, “Kita tak bisa hanya mengandalkan diet untuk menurunkan berat badan. Tanpa olahraga, massa otot tak akan terbentuk dan zat kimia pelawan kanker pun tak akan diproduksi.”
Kesimpulannya jelas: olahraga bukan sekadar aktivitas fisik biasa. Bagi penyintas kanker, olahraga adalah alat terapi yang kuat dan alami. Bahkan satu kali sesi sudah menunjukkan efek biologis yang bisa menghambat pertumbuhan sel kanker. Jadi, jangan tunda lagi—gerakkan tubuhmu hari ini, karena tiap keringatmu bisa jadi senjata melawan kanker.
0 Komentar
Sering Kembung dan Sembelit? Ahli Ungkap Kesalahan Pola Makan yang Sering Dilakukan Pria
Susah Tidur Saat Menginap di Tempat Baru? Ternyata Ada Alasannya, Ini yang Terjadi pada Otak
Blueberry Vs Anggur, Mana yang Lebih Sehat? Ini Buah yang Unggul dalam Vitamin dan Serat
7 Minuman Energi Dibandingkan, Mana yang Paling Tinggi Kafein dan Gula?
Nonton Olahraga Ternyata Bisa Bikin Bahagia, Ini Manfaatnya untuk Kesehatan Mental
Leave a comment