Sering Dikira Ampuh Bakar Lemak, Ternyata Olahraga Ini Tak Seefektif yang Kamu Bayangkan

07 April 2026 13:25
Penulis: Alamsyah, lifestyle
Ilustrasi wanita melakukan olahraga ringan yang tampak efektif namun rendah pembakaran kalori.

Sahabat.com - Banyak orang rutin berolahraga demi membakar kalori dan menurunkan berat badan. Namun kenyataannya, tidak semua jenis olahraga memberikan hasil yang sesuai ekspektasi. Beberapa latihan populer memang baik untuk tubuh, tetapi tidak terlalu efektif dalam membakar kalori, terutama jika dilakukan dengan intensitas rendah.

Menurut Joseph R. Hribick, latihan dengan intensitas rendah tetap bermanfaat untuk fleksibilitas, keseimbangan, dan kekuatan, tetapi tidak cukup menantang sistem kardiovaskular untuk membakar banyak kalori. Ia menjelaskan, “Gerakan yang lambat dan terkontrol lebih fokus pada teknik, bukan peningkatan detak jantung.”

Contohnya adalah yoga dan pilates. Keduanya dikenal mampu memperbaiki postur tubuh dan memperkuat otot inti, tetapi pembakaran kalorinya relatif rendah. Untuk meningkatkan hasil, kamu bisa mencoba variasi seperti power yoga atau menambahkan interval kardio di sela latihan.

Latihan seperti tai chi dan jalan santai juga termasuk yang sering dianggap membakar banyak kalori, padahal efeknya cenderung ringan. Meski baik untuk kesehatan sendi dan relaksasi, hasil pembakaran kalori akan lebih maksimal jika ditambah variasi seperti jalan menanjak atau hiking.

Begitu pula dengan penggunaan alat elliptical yang sering terasa melelahkan, tetapi tidak selalu efektif jika resistensi dan kecepatannya rendah. Hribick menyarankan meningkatkan intensitas atau menambahkan interval agar hasilnya lebih optimal.

Sementara itu, Michelle MacDonald menyoroti latihan seperti barre dan olahraga santai seperti tenis atau pickleball. Ia mengatakan, “Gerakan ringan dan jeda istirahat yang sering membuat pembakaran energi tidak maksimal, meski tubuh tetap aktif bergerak.”

Solusinya, kamu bisa mengombinasikan latihan dengan beban tambahan, interval intensitas tinggi, atau variasi medan untuk meningkatkan detak jantung. Dengan begitu, manfaat olahraga tetap didapat tanpa harus mengganti aktivitas favorit sepenuhnya.

Intinya, bukan jenis olahraganya yang salah, tapi bagaimana kamu melakukannya. Sedikit modifikasi bisa membuat perbedaan besar dalam hasil yang kamu dapatkan.

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment