Sahabat.com - Buang air besar (BAB) secara teratur bukan hanya soal kenyamanan, tetapi juga menjadi indikator penting kesehatan sistem pencernaan. Ketika tubuh terlambat mengeluarkan limbah, usus besar akan terus menyerap air dari feses sehingga teksturnya menjadi lebih keras dan sulit dikeluarkan. Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memicu peradangan, gangguan metabolisme hingga wasir.
Menurut ahli gastroenterologi David Kahana, memulai hari dengan minum air hangat yang dicampur lemon dapat membantu merangsang gerakan usus. “Saya sering merekomendasikan penambahan lemon karena dapat membantu produksi empedu yang mendukung proses pencernaan dan mendorong pergerakan usus,” ujarnya.
Sarapan tinggi serat juga menjadi kunci penting. Menu seperti oatmeal yang dipadukan kiwi, beri, atau prune dapat membantu memperlancar BAB di pagi hari. Gastroenterolog Sabine Hazan menjelaskan, “Serat meningkatkan volume feses, mempercepat pergerakan makanan di saluran cerna, dan menjadi makanan bagi bakteri baik di usus.”
Bagi pecinta kopi, kabar baiknya minuman ini ternyata memiliki manfaat lebih dari sekadar penambah energi. Penelitian menunjukkan kopi berkafein mampu memicu respons usus besar lebih efektif dibandingkan air hangat biasa, sehingga membantu tubuh lebih cepat mendapatkan dorongan untuk BAB.
Selain itu, posisi jongkok saat buang air besar juga dinilai lebih efektif. Menggunakan bangku kecil untuk meninggikan kaki dapat membantu meluruskan sudut anus dan rektum sehingga proses pengeluaran feses menjadi lebih mudah dan tuntas.
Aktivitas fisik ringan seperti berjalan kaki di pagi hari turut berperan penting. Kahana mengatakan, “Jalan kaki pagi atau olahraga ringan bisa memberikan perbedaan besar dalam memicu buang air besar.” Ia juga menyarankan menjaga asupan cairan agar tubuh tidak mengalami dehidrasi.
Konsumsi probiotik yang mengandung bakteri baik seperti Bifidobacterium dan Lactobacillus juga dapat membantu meningkatkan pergerakan usus. Tak kalah penting, biasakan pergi ke toilet pada jam yang sama setiap hari. Rutinitas ini membantu tubuh membangun pola alami sehingga BAB menjadi lebih teratur.
Dengan kombinasi pola makan sehat, hidrasi yang cukup, aktivitas fisik, dan kebiasaan harian yang konsisten, kesehatan pencernaan dapat terjaga dan masalah sembelit pun bisa diminimalkan.
0 Komentar
Sering Kembung dan Sembelit? Ahli Ungkap Kesalahan Pola Makan yang Sering Dilakukan Pria
Susah Tidur Saat Menginap di Tempat Baru? Ternyata Ada Alasannya, Ini yang Terjadi pada Otak
Blueberry Vs Anggur, Mana yang Lebih Sehat? Ini Buah yang Unggul dalam Vitamin dan Serat
7 Minuman Energi Dibandingkan, Mana yang Paling Tinggi Kafein dan Gula?
Nonton Olahraga Ternyata Bisa Bikin Bahagia, Ini Manfaatnya untuk Kesehatan Mental
Leave a comment