Sahabat.com - Sebuah penelitian terbaru di Amerika Serikat mengungkap kabar menggembirakan bagi para orang tua: memperkenalkan kacang tanah sejak dini ternyata bisa menurunkan risiko alergi makanan pada anak.
Temuan ini memperkuat pedoman kesehatan yang telah diperkenalkan sejak tahun 2015 dan 2017, yang mendorong orang tua untuk mengenalkan makanan pemicu alergi seperti kacang sejak bayi berusia beberapa bulan.
Penelitian besar yang dipublikasikan di jurnal Pediatrics ini menggunakan data dari puluhan ribu anak di berbagai pusat kesehatan primer di AS.
Hasilnya menunjukkan penurunan signifikan kasus alergi terhadap kacang—bahkan alergi makanan secara keseluruhan—setelah penerapan pedoman tersebut.
Sebelumnya, banyak orang tua justru diminta menunda pemberian makanan yang berpotensi memicu alergi seperti kacang, susu, atau telur.
Namun, penelitian besar LEAP (Learning Early About Peanut Allergy) pada tahun 2015 membuktikan bahwa bayi berusia 4–11 bulan yang rutin mengonsumsi kacang justru 81% lebih kecil kemungkinannya mengalami alergi.
“Temuan ini menjadi bukti nyata bahwa mengenalkan makanan alergen lebih awal bisa menjadi langkah preventif yang efektif,” ujar Dr. Daniel Hill, salah satu peneliti dari tim studi tersebut.
Ia menambahkan bahwa efek perlindungan di dunia nyata memang tidak sebesar uji klinis, namun tetap memberi dampak positif terhadap kualitas hidup anak-anak.
Data penelitian memperlihatkan, setelah pedoman baru diterapkan, angka alergi kacang turun dari 0,79% menjadi hanya 0,45%—setara dengan penurunan risiko sekitar 45%. Tak hanya kacang, angka alergi makanan lain seperti susu juga menurun, meski alergi telur justru menjadi yang paling sering muncul belakangan ini.
Para ahli menilai, hasil ini menunjukkan manfaat besar dari perubahan pola asuh dan kebijakan kesehatan masyarakat. Meski belum bisa disebut sebagai bukti sebab-akibat langsung, temuan ini memperkuat arah baru dalam pencegahan alergi anak: jangan takut mengenalkan makanan sejak dini, asal dilakukan dengan hati-hati dan pengawasan dokter.
0 Komentar
Camilan Tinggi Protein yang Bikin Kenyang Lebih Lama dan Tubuh Tetap Energik Seharian
Rahasia Makanan Fermentasi yang Lagi Viral, Ternyata Punya Manfaat Besar untuk Tubuh
Makanan Anti Inflamasi yang Wajib Dikonsumsi, Bisa Bantu Tubuh Lebih Sehat dan Bertenaga
Pasta Gandum Utuh Ternyata Lebih Sehat? Ini Fakta yang Jarang Diketahui Pecinta Makanan Italia
Segenggam Almond Tiap Hari Disebut Bisa Redakan Peradangan Tubuh, Ini Fakta Menariknya
Temuan Baru! Konsumsi Tahu dan Tempe Disebut Bisa Tingkatkan Gairah Seksual Wanita Menopause
Rahasia Makanan Penurun Kolesterol yang Kini Jadi Favorit Pecinta Healthy Lifestyle
Leave a comment