Sahabat.com - Siapa sangka, vaksin flu ternyata bisa lebih dari sekadar mencegah flu musiman. Penelitian terbaru mengungkap bahwa lansia yang menerima vaksin flu dosis tinggi—empat kali lebih kuat dari dosis standar—memiliki risiko lebih rendah terkena Alzheimer hingga hampir 55 persen. Paul Schutz, MD, profesor neurologi di McGovern Medical School, UTHealth Houston, mengatakan, “Saya terkejut, sebagai dokter, saya tidak tahu bahwa dosis lebih tinggi tersedia.”
Sebelumnya, tim Dr. Schutz menemukan bahwa vaksin flu standar sudah bisa menurunkan risiko Alzheimer sekitar 40 persen. Tapi setelah diteliti lebih lanjut, dosis tinggi menunjukkan efek yang lebih kuat, terutama bagi wanita. Para peneliti meyakini bahwa vaksin ini memperkuat sistem imun dan mengurangi peradangan kronis yang bisa merusak sel otak.
Tidak hanya vaksin flu, vaksin lain seperti shingles juga menunjukkan manfaat serupa. Studi April 2025 membuktikan bahwa vaksin shingles bisa mencegah atau menunda diagnosis demensia hingga 20 persen dalam tujuh tahun. Efek protektif ini kembali lebih terasa pada wanita. Para ilmuwan menduga bahwa vaksin membantu melawan penurunan fungsi imun seiring usia sekaligus mengurangi peradangan yang berhubungan dengan kerusakan otak.
Dr. Schutz menambahkan, “Vaksin flu dosis tinggi memberikan perlindungan lebih terhadap infeksi influenza, sehingga mengurangi risiko penyakit parah dan peradangan yang dapat memicu kerusakan saraf.” Jika penelitian lebih lanjut membuktikan vaksin mampu mencegah demensia, ini akan menjadi terobosan besar bagi kesehatan otak lansia di seluruh dunia.
0 Komentar
Sering Kembung dan Sembelit? Ahli Ungkap Kesalahan Pola Makan yang Sering Dilakukan Pria
Susah Tidur Saat Menginap di Tempat Baru? Ternyata Ada Alasannya, Ini yang Terjadi pada Otak
Blueberry Vs Anggur, Mana yang Lebih Sehat? Ini Buah yang Unggul dalam Vitamin dan Serat
7 Minuman Energi Dibandingkan, Mana yang Paling Tinggi Kafein dan Gula?
Nonton Olahraga Ternyata Bisa Bikin Bahagia, Ini Manfaatnya untuk Kesehatan Mental
Leave a comment