Vaksin Flu Bisa Turunkan Risiko Alzheimer Hingga 55%, Fakta Mengejutkan untuk Lansia!

09 April 2026 14:51
Penulis: Alamsyah, lifestyle
Seorang lansia sedang menerima vaksin flu dosis tinggi di klinik kesehatan, simbol perlindungan otak dan pencegahan Alzheimer.

Sahabat.com - Siapa sangka, vaksin flu ternyata bisa lebih dari sekadar mencegah flu musiman. Penelitian terbaru mengungkap bahwa lansia yang menerima vaksin flu dosis tinggi—empat kali lebih kuat dari dosis standar—memiliki risiko lebih rendah terkena Alzheimer hingga hampir 55 persen. Paul Schutz, MD, profesor neurologi di McGovern Medical School, UTHealth Houston, mengatakan, “Saya terkejut, sebagai dokter, saya tidak tahu bahwa dosis lebih tinggi tersedia.”

Sebelumnya, tim Dr. Schutz menemukan bahwa vaksin flu standar sudah bisa menurunkan risiko Alzheimer sekitar 40 persen. Tapi setelah diteliti lebih lanjut, dosis tinggi menunjukkan efek yang lebih kuat, terutama bagi wanita. Para peneliti meyakini bahwa vaksin ini memperkuat sistem imun dan mengurangi peradangan kronis yang bisa merusak sel otak.

Tidak hanya vaksin flu, vaksin lain seperti shingles juga menunjukkan manfaat serupa. Studi April 2025 membuktikan bahwa vaksin shingles bisa mencegah atau menunda diagnosis demensia hingga 20 persen dalam tujuh tahun. Efek protektif ini kembali lebih terasa pada wanita. Para ilmuwan menduga bahwa vaksin membantu melawan penurunan fungsi imun seiring usia sekaligus mengurangi peradangan yang berhubungan dengan kerusakan otak.

Dr. Schutz menambahkan, “Vaksin flu dosis tinggi memberikan perlindungan lebih terhadap infeksi influenza, sehingga mengurangi risiko penyakit parah dan peradangan yang dapat memicu kerusakan saraf.” Jika penelitian lebih lanjut membuktikan vaksin mampu mencegah demensia, ini akan menjadi terobosan besar bagi kesehatan otak lansia di seluruh dunia.

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment