Waspada! Peralatan Dapur Favorit Ini Ternyata Bisa Melepaskan Zat Berbahaya ke Makanan

31 Maret 2026 12:00
Penulis: Alamsyah, lifestyle
Ilustrasi ibu dan anak sedang memanggang menggunakan loyang silikon di dapur modern.

Sahabat.com - Di tengah tren memasak praktis dan estetik, peralatan dapur berbahan silikon semakin digemari karena fleksibel, anti lengket, dan mudah digunakan. Namun, sebuah studi terbaru mengungkap fakta yang cukup mengejutkan: peralatan silikon seperti loyang, spatula, hingga sendok masak berpotensi melepaskan zat kimia ke dalam makanan saat digunakan.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah menemukan bahwa senyawa bernama siloksan—komponen utama silikon—dapat berpindah ke makanan selama proses pemanggangan. Bahkan, zat ini juga terdeteksi di udara saat proses memasak berlangsung, meski kadarnya menurun setelah pemanasan selesai.

Meski terdengar mengkhawatirkan, para ahli menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu panik berlebihan. “Hasil penelitian ini memang terdengar mengkhawatirkan, tetapi belum cukup kuat untuk menyimpulkan dampak berbahaya pada manusia,” ujar seorang toksikolog. Ia menambahkan bahwa studi lanjutan masih dibutuhkan untuk memastikan risiko sebenarnya.

Penelitian lain sebelumnya memang mengaitkan beberapa jenis siloksan dengan gangguan hormon, masalah hati, hingga sistem reproduksi. Namun, efek tersebut umumnya terjadi pada paparan dosis tinggi dalam jangka panjang, bahkan sebagian besar ditemukan pada hewan uji, bukan manusia. “Paparan dalam kehidupan sehari-hari kemungkinan jauh lebih rendah,” jelas ahli tersebut.

Menariknya, penelitian juga menemukan bahwa semakin sering peralatan silikon digunakan, jumlah zat yang berpindah justru cenderung menurun. Artinya, produk yang sudah lama dipakai bisa jadi lebih stabil dibanding yang baru.

Meski begitu, jika Anda ingin lebih berhati-hati, ada beberapa alternatif yang bisa dipertimbangkan seperti peralatan berbahan kaca, keramik, atau stoneware. Selain itu, penggunaan kertas roti saat memanggang juga bisa menjadi langkah sederhana untuk meminimalkan kontak langsung.

Ahli keamanan pangan juga menyarankan untuk selalu mencuci peralatan baru sebelum digunakan serta segera mengganti alat yang sudah rusak atau mengelupas. “Peralatan yang retak atau rusak berisiko melepaskan zat berbahaya ke makanan,” katanya.

Pada akhirnya, penggunaan peralatan dapur tetap bisa disesuaikan dengan kebutuhan dan kenyamanan masing-masing. Tidak perlu buru-buru mengganti semua perlengkapan, namun tetap bijak dalam memilih dan merawatnya agar aktivitas memasak tetap aman dan menyenangkan.

0 Komentar

Berita Terkait

Leave a comment